Berikut Perkembangan Terbaru Pemulihan Jalan dan Jembatan Pascabencana di Tiga Provinsi
Rabu, 10 Des 2025, 17:18 WIBJAKARTA â Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan percepatan penanganan infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak akibat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.Â
Berdasarkan data hingga 9 Desember 2025 pukul 20.00 WIB, tercatat sebanyak 72 ruas jalan nasional dan 30 jembatan nasional mengalami kerusakan dengan progres penanganan di Provinsi Aceh mencapai 51,14 persen, Sumatera Utara 78,69 persen dan Sumatera Barat sebesar 76,14 persen.Â
Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan konektivitas merupakan urat nadi pemulihan wilayah pasca bencana. âAkses jalan dan jembatan adalah kunci utama pergerakan logistik, pelayanan darurat, dan pemulihan ekonomi masyarakat. Karena itu, kami bekerja tanpa jeda sejak awal untuk memastikan keterisolasian wilayah bisa ditangani secepat mungkin. Keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas menjadi prioritas kami,â kata Menteri Dody.
Di Provinsi Aceh, penanganan sektor jalan dan jembatan nasional pada koridor-koridor vital terus dikerjakan dengan melibatkan 60 excavator, 1 loader, 2 backhoe loader, 14 wheel loader, 8 grader, 6 baby tank, 11 bulldozer, 7 vibro, 50 dump truck serta bantuan darurat dan logistik termasuk 200 geobag. Penanganan yang tengah dikerjakan antara lain Jembatan Krueng Meureudu di ruas MeureuduâBatas Pidie Jaya/Bireuen, Jembatan Krueng Tingkeum di Kota BireuenâBatas Aceh Utara, serta Jembatan Teupin Mane di ruas BireuenâBener Meriah.Â
Pada jalur BireuenâAceh Tengah, beberapa jembatan seperti Jamur Ujung, Weihni Lampahan, Timang Gajah, Weihni Rongka, Enang-Enang, dan Alue Kulus juga tengah ditangani melalui mobilisasi jembatan bailey dengan target secara bertahap dapat fungsional hingga akhir Desember 2025.Â
Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Ditjen Bina Marga juga telah menyelesaikan penanganan sejumlah ruas strategis yang sebelumnya terputus akibat banjir dan longsor antara lain ruas Banda AcehâMeureudu yang kini kembali terhubung. Ruas Batas Kota LhokseumaweâKota Langsa juga sudah dapat dilalui, dengan pembersihan sedimen yang terus dilakukan di lapangan.Â
Selanjutnya, ruas Kota LangsaâKota Kuala Simpang telah tertangani dari endapan material banjir. Ruas Kota Kuala SimpangâBatas Provinsi Sumatera Utara sudah dapat dilalui oleh seluruh jenis kendaraan. Kemudian ruas Kota KutacaneâBatas Provinsi Sumatera Utara kini juga telah kembali dapat dilalui.
Untuk Provinsi Sumatera Utara, tercatat sebanyak 12 ruas jalan nasional dan 4 jembatan nasional terdampak bencana. Penanganan darurat diprioritaskan pada sejumlah koridor utama yang masih terputus, di antaranya TarutungâSibolga, TarutungâSipirok, SibolgaâBatangtoru, dan BatangtoruâSingkuang. Pada seluruh koridor tersebut telah dilakukan pembersihan material longsor, penimbunan badan jalan, dan rekayasa lalu lintas dari dua arah.Â
Akses sementara juga dibuka melalui jalur alternatif seperti SidikalangâBarusâSibolga serta ruas jalan provinsi Siborong-borongâPangaribuanâSipirok, sehingga mobilitas masyarakat tetap terjaga selama proses pemulihan berlangsung. Ruas vital yang juga telah kembali dapat dilalui lainnya adalah koridor SidikalangâSingkilâBarusâSorkamâSibolga, Padang SidempuanâPanyabunganâbatas Sumbar, Padang SidempuanâBatangtoru.Â
Selanjutnya koridor pesisir SingkuangâNatalâSimpang GambirâBatas Sumbar. Ruas Lintas Barat, Lintas Tengah, dan Lintas Timur Sumatera, termasuk Jalan Tol MedanâPangkalan Brandan, MedanâSinaksak, dan Tebing TinggiâKisaran. Selain membuka akses, BPJN Sumatera Utara juga melakukan penanganan longsor besar di Angin Nauli, Kota Sibolga, serta pembersihan material pada Jalur SibolgaâGaroga untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.
Total sebanyak 40 titik ruas dan jembatan terdampak di Sumatera Utara telah tertangani dengan dukungan alat berat terdiri dari 72 excavator, 19 loader, 14 backhoe loader, grader, vibro, bulldozer, chainsaw, trado, dump truck, serta kendaraan ganda untuk mobilitas tim. Dukungan darurat lainnya berupa 7 mobil operasional, 9 pickup, 2.000 agregat, dan 770 geobag juga disalurkan untuk mempercepat stabilisasi jalan dan perlindungan lereng.
Progres Sumbar
Di Provinsi Sumatera Barat, tercatat infrastruktur konektivitas terdampak berjumlah 30 ruas jalan nasional dan 12 jembatan nasional. Pemulihan difokuskan pada ruas Jalan Nasional di Padang-Bukittinggi di kawasan Lembah Anai, tepatnya di KM 63+500. Selain itu, terdapat 12 titik longsor tambahan yang menggerus bahu jalan dan satu lajur sehingga penanganan harus dilakukan secara bertahap.Â
Saat ini sejumlah akses utama antar kota dan kabupaten di Sumatera Barat telah berhasil dibuka kembali seperti PadangâPariamanâLubuk BasungâPasaman Baratâbatas Sumut, Padang PanjangâBukittinggiâLubuk SikapingâBatas Sumut, serta BukittinggiâPayakumbuhâBatas Riau. Konektivitas ruas pesisir dan lintas provinsi seperti ruas PadangâPainanâIndrapuraâBatas Bengkulu juga telah kembali pulih.Â
Selanjutnya jaringan jalan lintas selatan seperti PadangâSolokâSawahluntoâDharmasrayaâBatas Jambi dan PadangâLubuk SelasihâSurianâPadang AroâBatas Jambi juga dapat dilalui.Â
Seluruh upaya pemulihan ini diperkuat dengan pengerahan peralatan dan logistik terdiri dari 41 excavator, 34 dump truck, 19 backhoe loader, 8 wheel loader, dan 2 crane yang tersebar pada titik-titik longsor dan lokasi jembatan terdampak. Dukungan darurat berupa 4 pickup dan 630 bronjong kawat juga digunakan untuk menjaga kestabilan lereng serta mencegah longsor susulan.
Total hingga 9 Desember 2025, tercatat sebanyak 310 personel telah diterjunkan untuk mendukung penanganan bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sementara alat berat yang telah dimobilisasi sebanyak 395 unit alat berat, 313 unit alat pendukung, serta 3.600 unit bahan darurat seperti geobag, bronjong kawat, dan agregat.Â
- Kementerian PU
- Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
- bencana sumatera
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Tahan Gempa dan Angin Kencang! Ini Spesifikasi Canggih SPPG Kementerian PU di Babel
-
Sempat Ada Masalah Beton: Kini Sekolah Rakyat Wonosobo Tancap Gas 40%, Target Juli Masuk Sekolah
-
Gas Pol! PU Bangun Jembatan Bailey 90 Meter Demi Sekolah Rakyat Brebes
-
Kejar Tahun Ajaran Baru, PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap II Brebes Rampung Juni
-
Puting Beliung Hantam Aceh Utara! Huntara Rusak, Menteri PU Turun Tangan Target 1 Minggu Beres
-
Progres Rata-Rata 59 Persen, Menteri PU Pastikan Kualitas Bangunan Sekolah Rakyat Tahap II Tetap Terjaga
-
Jalan, Irigasi, Sekolah Rakyat Dikebut: Kementerian PU Kawal Ketat Program Prioritas Presiden
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.