Bahaya di Sumbar! Gunung Talang Mendadak Waspada, Ratusan Gempa Terjadi
Rabu, 10 Des 2025, 18:16 WIBKOTA PADANG -Â Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status Gunung Talang di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menjadi Level II atau Waspada setelah peningkatan aktivitas kegempaan, termasuk 227 gempa vulkanik tektonik yang terekam pada 10 Desember 2025.
Warga diminta menjauhi radius dua kilometer dari kawah dan mewaspadai potensi longsor di area selatan gunung.
"Berdasarkan pengamatan visual dan aktivitas kegempaan sampai 10 Desember 2025, maka tingkat aktivitas Gunung Talang dinaikkan dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada)," kata Pelaksana Tugas (Plt) Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Padang, Rabu.
Dengan naiknya status gunung api tersebut Badan Geologi mengeluarkan dua rekomendasi. Pertama, melarang masyarakat di sekitar Gunung Talang, pengunjung atau wisatawan mendekati dan bermalam di sekitar kawah gunung dalam radius dua kilometer.
Kedua, kata dia, masyarakat di sekitar Gunung Talang dan pengunjung atau wisatawan diminta mewaspadai potensi longsor di kawasan Kawah Selatan gunung tersebut. Badan Geologi akan terus memantau tingkat aktivitas Gunung Talang termasuk menginformasikan jika terdapat perubahan visual maupun kegempaan yang signifikan.
Ia mengatakan, pada 10 Desember 2025 pukul 02.48 WIB terjadi gempa bumi tektonik magnitudo 4.7 pada kedalaman 10 kilometer dengan jarak 18 kilometer dari Kota Solok. Pascakejadian lindu tersebut hingga pukul 09.00 WIB terekam gempa vulkanik tektonik sebanyak 227 kali kejadian.
Selama 2025, Badan Geologi mencatat pemunculan swarm sebanyak empat kali yaitu pada 8 April, 25 Juli, 23 September dan 9 Oktober. Sebaran episenter swam gempa vulkanik tektonik memperlihatkan periode 23 September lebih menkluster di area kawah daripada periode 8 April dan 25 Juli.
Demikian pula dengan kedalaman swarm gempa vulkanik tektonik periode 23 September lebih dangkal dari periode 8 April dan 25 Juli 2025.
Pemunculan gempa ini mengindikasikan adanya migrasi atau perpindahan magma dari kantong magma dalam ke arah permukaan. Sedangkan pemunculan fenomena swarm vulkanik tektonik adalah indikator akan ketidakstabilan kondisi vulkanik yang terkadang diikuti oleh erupsi.
- Gunung Talang
- gempa
- sumatera barat
- sumbar
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Terungkap! Siswa Sekolah Rakyat Mayoritas Ingin Lanjut Kuliah
-
Sensus Ekonomi 2026: BPS Kabupaten Agam Terjunkan 514 Petugas Lapangan
-
Penanaman 100 Bibit Pohon untuk Memperkuat Mitigasi Bencana
-
Gempa Dangkal Picu Kepanikan, Tarakan Kaltara Diguncang M 4,8
-
Rahasia Prasejarah: Aktivitas Manusia Purba Terdeteksi di Siprus
-
Evakuasi kapal nelayan Putra Putri 02 di Ternate
-
Menuju Swasembada Susu Sapi 2029
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.