Kebakaran Hari Ini: Gubernur Pramono Respons Cepat Insiden Terra Drone di Kemayoran, Para Korban Ditanggung Pemprov

Selasa, 09 Des 2025, 21:20 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan belasungkawa mendalam atas insiden kebakaran yang terjadi di PT Terra Drone Indonesia, Jalan Letjen Soeprapto, Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (09/12). Dalam tinjauannya, ia menegaskan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan cepat, terkoordinasi, dan memprioritaskan keselamatan warga serta dukungan bagi keluarga korban.

Pramono menekankan bahwa tragedi ini harus menjadi pembelajaran bersama.

Ket. Foto: — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Saya sebagai Gubernur Jakarta sungguh berduka. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang kembali," ujarnya.

Ia menegaskan Pemprov DKI bergerak cepat sejak laporan pertama diterima.

Sebagai bentuk tanggung jawab negara terhadap warga, Gubernur Pramono memastikan seluruh proses pemakaman korban meninggal dunia akan ditanggung penuh oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Saya sudah menelepon Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota untuk menyiapkan segala keperluannya. Kemungkinan tidak bisa di satu tempat karena jumlahnya," katanya.

Untuk korban yang mengalami luka, Pemprov DKI memastikan mereka dirujuk ke fasilitas kesehatan dan mendapatkan penanganan medis secara menyeluruh tanpa biaya. Pramono meminta seluruh rumah sakit rujukan bersiap melayani korban yang masih memerlukan perawatan lanjutan.

Gubernur Pramono juga mengimbau para pemilik usaha agar menjadikan aspek keselamatan sebagai prioritas utama. Ia menilai insiden ini menjadi pengingat pentingnya standar keamanan kerja yang harus benar-benar diterapkan.

"Kami berharap siapa pun yang memiliki usaha seperti ini benar-benar menjadikan keselamatan sebagai hal yang sangat penting," tegasnya.

Terkait penanganan di lapangan, ia memastikan Dinas Gulkarmat, BPBD, dan jajaran terkait tetap siaga hingga seluruh tahap evakuasi dan identifikasi korban selesai. Ia juga meminta masyarakat tetap tenang serta memberikan ruang bagi petugas yang masih bekerja menyisir lokasi.

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 22 korban meninggal dunia telah dievakuasi, terdiri atas 15 perempuan dan 7 laki-laki. Seluruhnya telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 19 orang berhasil diselamatkan dari lantai tujuh gedung saat proses evakuasi berlangsung.

Kebakaran yang terjadi siang hari itu sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar Jalan Letjen Soeprapto, karena banyaknya warga yang menonton serta mobil pemadam dan ambulans yang memenuhi ruas jalan. Pada jam-jam awal insiden, arus kendaraan tersendat dari arah Kemayoran menuju Cempaka Putih sehingga pengendara terpaksa melambat dan mencari jalur alternatif.

Petugas gabungan menutup sebagian lajur untuk memudahkan proses evakuasi dan pemadaman, membuat distribusi lalu lintas di kawasan tersebut menurun signifikan hingga api benar-benar padam. Meski begitu, kepolisian dan petugas Dishub bekerja cepat mengurai antrean kendaraan agar kondisi lalu lintas kembali stabil menjelang sore hari.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.