Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonom Warning: Turunnya Kepercayaan Publik Bisa Rem Pertumbuhan Ekonomi!

5 Selasa, 09 Des 2025, 23:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekonom Warning: Turunnya Kepercayaan Publik Bisa Rem Pertumbuhan Ekonomi! Ekonom Warning: Turunnya Kepercayaan Publik Bisa Rem Pertumbuhan Ekonomi! Doc: ANTARA FOTO/ Widodo S. Jusuf
Ket. Ilustrasi - Foto udara lanskap gedung perkantoran dan apartemen (rumah susun vertikal) di Jakarta.

JAKARTA – Di tengah arus informasi yang cepat dan sering kali simpang siur, persepsi masyarakat terhadap konsistensi, transparansi, dan kredibilitas pemerintah memengaruhi respons pelaku usaha maupun konsumen.

Ketika kepercayaan tinggi, ekspektasi ekonomi lebih stabil sehingga mendorong konsumsi, investasi, dan kelancaran implementasi kebijakan.

Sebaliknya, rendahnya kepercayaan dapat menciptakan noise policy, memperlambat pengambilan keputusan ekonomi, dan mengurangi efektivitas instrumen fiskal maupun regulasi.

Karena itu, kejelasan komunikasi publik dan kualitas informasi menjadi elemen strategis dalam menjaga momentum pertumbuhan.

“Kepercayaan (terhadap informasi) itu akan mempengaruhi mereka (masyarakat) berperilaku. Jadi, kalau mereka khawatir (ragu) terhadap informasi-informasi (yang diberikan), maka mereka akan mengurangi spending (pengeluaran),” kata Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani di Jakarta, Selasa (9/12).

Ia mengatakan kondisi tersebut pernah terjadi sebelumnya, yang mana kelompok masyarakat menengah atas mengurangi aktivitas belanja bukan karena tidak memiliki uang, tapi karena rasa khawatir terhadap kondisi perekonomian saat itu.

Modal yang seharusnya bergerak melalui aktivitas belanja, kata Aviliani, justru tertahan karena disimpan di bank, sehingga menghambat konsumsi domestik dan investasi yang merupakan dua pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dia pun menekankan pentingnya sinergi antarlembaga pemerintah untuk bertindak responsif mencegah kepanikan di masyarakat dan memberikan klarifikasi jika terdapat kesalahan informasi.

"Sangat penting sekali bagi pemerintah itu ada satu tempat yang memang membicarakan (menyampaikan informasi) itu sama. Jadi, jangan sampai mereka (para pejabat pemerintah memberikan pernyataan) berbeda-beda yang membuat masyarakat akhirnya panik," ujar Aviliani.

Senada, Direktur Pemberitaan Perum LKBN ANTARA Irfan Junaidi menyatakan bahwa media tidak dapat membangun narasi mengenai kebijakan ekonomi nasional secara sepihak dan menyebarkan informasi tersebut tanpa adanya pernyataan yang jelas dari pemerintah selaku pembuat kebijakan.

"Kalau ekonominya ini kemudian tidak menunjukkan tanda-tanda seperti itu kan, tidak mungkin media mengarang sendiri bahwa (kondisi) ini adalah positif ya,” ujarnya pula.

Ia menegaskan, perlu dibangun sinergi antara media, pakar ekonomi, pemerintah, dan pelaku usaha agar semua pihak memahami bahwa upaya yang tengah dilakukan bertujuan untuk membangun stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemberitaan yang bersifat positif maupun kritik, kata dia lagi, hendaknya dipahami sebagai kepedulian terhadap kemajuan bangsa dan negara agar Indonesia dapat menjadi lebih baik di masa mendatang.

“Kita mesti bergerak bersama untuk kepentingan bangsa ini. Kalau bangsa ini ekonominya bagus, maju, dan sebagainya, ya kita semua juga yang menikmati,” ujar Irfan Junaidi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.