BEI Akan Selektif untuk Aksi Backdoor Listing di Pasar Modal Indonesia
Senin, 08 Des 2025, 13:12 WIBJAKARTA - Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna memastikan BEI akan bersikap selektif terhadap aksi backdoor listing di pasar modal Indonesia.
Ia memastikan pemegang saham pengendali (PSP) atau pemilik baru yang melakukan aksi backdoor listing di pasar modal Indonesia, memiliki kesediaan untuk membangun dan mendorong pertumbuhan emiten yang mereka akuisisi.
âYang kita emphasizing adalah bagaimana meyakinkan bahwa para pihak yang masuk adalah pihak yang memiliki willingness untuk ngebangun perusahaan, dan yang kedua, mereka ada aset untuk dapat mem-boosting pertumbuhan perusahaan,â ujar Nyoman dalam wawancara cegat di Gedung BEI, Jakarta, Senin (8/12).
Ia melanjutkan, BEI juga memastikan bahwa PSP baru merupakan investor yang memiliki kapabilitas, kompetensi, dan kemauan untuk membangun perusahaan yang mereka akuisisi ke depan.
âTentunya, yang kita harapkan adalah ada aset yang diinjeksi ke dalamnya, sehingga memberikan perubahan terhadap perusahaan dan ujung-ujungnya memberikan atribusi balik kepada pemegang saham,â ujar Nyoman.
Sepanjang tahun 2025, terdapat tren banyak emiten beraset kecil di BEI yang diakuisisi oleh PSP atau investor baru, atau melangsungkan proses backdoor listing.
Emiten-emiten di BEI yang diakuisisi oleh PSP atau investor baru tersebut, terdiri dari berbagai sektor, di antaranya sektor teknologi, pertambangan, hingga properti.
Backdoor listing merupakan metode bagi perusahaan swasta untuk menjadi perusahaan publik (tercatat di BEI) dengan cara mengakuisisi perusahaan publik yang sudah tercatat di BEI, dan tidak melalui aksi Initial Public Offering (IPO).
Per 8 Desember 2025, perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia telah mencapai 968 emiten, yang mana terdapat sebanyak 25 emiten baru sepanjang tahun 2025.
Dari sisi pipeline (antrean), terdapat sebanyak 12 perusahaan berada dalam antrean melangsungkan IPO, yang terdiri dari 8 perusahaan skala besar dengan aset di atas Rp250 miliar, dua perusahaan aset skala menengah antara Rp50-Rp250 miliar, dan satu perusahaan aset skala kecil di bawah Rp50 miliar.
- BEI
- Pasar Modal Indonesia
- Backdoor Listing
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Banjir Mengintai! DPRD Kulon Progo Ajak Warga Turun Tangan Cegah Bencana
-
Hadiah dari Commuter Line di Hari Pelanggan Nasional 2026
-
Pemkot Bogor Jadikan Keteladanan Nabi Muhammad SAW Landasan Membangun Kota
-
300 UMKM Memerlukan Ruang Promosi yang Representatif
-
Pameran produk UMKM kerajinan dalam Festival Kota Lama
-
Generali Lion Heart Run 2026 Behasil Kumpulkan Donasi 1,7 M
-
Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.