Hotel-hotel di Bali Siapkan Mitigasi dalam Ruangan Guna Antisipasi Cuaca Buruk
Minggu, 07 Des 2025, 19:15 WIBDENPASAR â Menjelang Natal dan Tahun Baru, biasanya hotel-hotel di Bali panen tamu. Untuk tidak mencemaskan para tamu, maka Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali menyiapkan program mitigasi dalam ruangan (indoor) untuk mengantisipasi cuaca buruk. âTentu suasana dalam dan di luar ruangan berbeda. Kami mitigasi dengan menciptakan lebih atraktif untuk menarik wisatawan sehingga ekonomi masih bisa berputar,â kata Ketua PHRI Bali Tjok Oka Artha Ardana Sukawati di Denpasar, Bali, Minggu.
Menurut dia, atraksi dalam ruangan kepada tamu yang menginap merupakan salah satu upaya pelaku pariwisata memitigasi perkembangan cuaca saat ini yang tidak menentu, agar bisa menarik wisatawan domestik dan mancanegara berlibur di Bali. Mencermati perkembangan cuaca di sejumlah daerah di tanah air dan bencana alam di Sumatera, ia memperkirakan berpotensi mempengaruhi minat wisata khususnya wisatawan domestik.
Meski begitu, kedatangan wisatawan asing masih tetap tinggi dengan rata-rata per hari tiba di Bali mencapai 20-23 ribu orang. Selain cuaca buruk seperti hujan, kata dia, perhotelan juga telah menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) untuk melakukan sertifikasi terkait mitigasi bencana gempa.
Sertifikasi itu di antaranya pelatihan kepada petugas perhotelan termasuk kesiapan infrastruktur apabila terjadi gempa bumi. âPerhotelan di Bali sudah bekerja sama dengan BPBD untuk mengadakan sertifikasi hotel untuk antisipasi bencana gempa,â ucapnya. Sementara itu, ia memperkirakan terjadi peningkatan hunian hotel di Bali saat libur Natal dan tahun baru yaitu berkisar hingga 20 persen.
Ada pun pada pekan pertama Desember 2025, kata dia, termasuk musim sepi kunjungan mengingat rata-rata tingkat okupansi perhotelan mencapai kisaran di bawah 60 persen. Kunjungan wisatawan, kata dia, baru akan meningkat diperkirakan pada minggu ketiga Desember 2025 hingga pekan pertama Januari 2026 sebagai musim puncak liburan.
Ada pun program yang disiapkan kepada tamu hotel, imbuh dia, seperti program dengan konsep âlama dan baruâ (old and new) seperti makan malam, musik dan sajian hiburan lainnya. Pelaku perhotelan juga menambah dekorasi dengan suasana Natal dan tahun baru untuk menyemarakkan program liburan akhir tahun.
- Mitigasi Bencana
- Libur Nataru
- PHRI Bali
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Darurat Pendidikan Sri Lanka: Ribuan Sekolah Kekurangan Guru
-
ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Ledakan Bom Bunuh Diri di Masjid Pakistan
-
Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026
-
Konsumen Dibebani Biaya Tambahan, Service Charge Dipertanyakan Legalitasnya
-
Liga Champions: Gagal Masuk Delapan Besar, Mbappe Akui Real Madrid Layak Jalani Play-off
-
Perempuan di Dunia Digital: Kesempatan Sama untuk Semua
-
Wah, di Papua pun Sudah Banyak Mafia Tanah Berkeliaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.