Pemainn Madrid Berulah di Timnas Brasil, sehingga Sulit Diatur?

Kamis, 14 Mei 2026, 05:02 WIB

JAKARTA – Ada isu tak sedap menjelang Piala Duni 2026 yang tinggal menghitung hari di mana para pemain klub Real Madrid yang dipanggul untuk Timnas Brasil dikabarkan susah diatur. Namun, isu tersebut langsung dibantah sang pelatih. 

Pelatih tim nasional Brasil Carlo Ancelotti membantah kabar yang menyebut para pemain Real Madrid sulit diatur. Dia menilai isu itu telah dibesar-besarkan.

Ket. Foto: sulit diatur? — Sumber: ist

“Yang saya baca sepertinya pemain-pemain Madrid bertindak sesuka hati. Itu tidak benar. Omong kosong. Benar-benar omong kosong,” kata juru taktik Real Madrid pada 2013-2015 dan 2021-2025 itu, seperti dilaporkan The Athletic, Rabu (13/5).

Ancelotti menegaskan dirinya tidak pernah mengalami masalah kedisiplinan pemain selama dua periode menangani Real Madrid. Pelatih yang kini menangani timnas Brasil itu mengatakan komunikasi dengan pemain justru menjadi bagian penting dalam membangun tim.

"Tidak benar. Di sana, ketika mempunyai ide dan saya selalu berdiskusi dengan para pemain. Saya melihat apakah mereka setuju atau tidak. Kami bahkan melakukan ini di final Liga Champions,” ujar Ancelotti.

Menurut dia, keterlibatan pemain dalam proses diskusi tak berarti pelatih kehilangan kendali atas tim. Ancelotti justru menilai komunikasi menjadi kunci agar pemain memahami strategi yang diterapkan.

“Bicara dengan pemain itu bukan berarti lemah. Itu sangat penting karena saya harus bisa menjelaskan ide permainan saya kepada pemain. Saya tidak ingin para pemain cuma menurut begitu saja. Saya ingin pemain tahu apa yang harus mereka lakukan," tutur Ancelotti.

Real Madrid memang terus diterpa masalah internal sejak awal musim. Saat masih ditangani Xabi Alonso, Madrid sempat tampil menjanjikan sebelum hubungan sang pelatih dengan Vinicius Junior dikabarkan memburuk usai El Clasico pada Oktober 2025.

Situasi tersebut disebut memengaruhi keharmonisan ruang ganti hingga akhirnya Alonso dipecat pada awal 2026. Posisi pelatih kemudian diisi Alvaro Arbeloa. Dia sempat membawa perubahan positif, tetapi belakangan juga disebut kesulitan mengendalikan tim.

Konflik internal lalu memuncak ketika Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni terlibat perselisihan pekan lalu. Kondisi itu dinilai menjadi salah satu penyebab Madrid kembali gagal meraih gelar musim ini.

Arbeloa pun dikabarkan tidak akan dipertahankan musim depan. Nama Jose Mourinho muncul sebagai kandidat kuat pelatih baru karena dianggap mampu menyatukan kembali skuad Madrid.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.