Business Matching Bisa Jadi Jalan UMKM ke Arah Industri Modern  

Minggu, 07 Des 2025, 13:37 WIB

POSO - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) didorong masuk ke rantai pasok industri modern melalui kegiatan Business Matching Pabeta 2025. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Novalina di Palu, Minggu, menyampaikan bahwa meski perekonomian daerah menunjukkan pertumbuhan yang impresif, struktur ekonomi Sulteng masih menghadapi ketimpangan.

“Sektor industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) kita, sedangkan UMKM masih belum menikmati rantai nilai industri tersebut,” katanya. Karena itu, kata dia, kegiatan Business Matching (temu bisnis) merupakan momentum penting untuk mengakselerasi pertumbuhan UMKM sekaligus membuka peluang bagi produk lokal agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Ket. Foto: umkm perlu didorong untuk maju — Sumber: ist

Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan UMKM mampu naik kelas dan terhubung dengan rantai pasok industri modern. “Ini adalah kesempatan besar bagi UMKM kita untuk naik kelas. Pemerintah hadir untuk memastikan mereka tidak hanya berkembang, tetapi juga mampu bersaing dan masuk dalam rantai pasok industri modern,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa terdapat 25 UMKM yang telah berhasil memasuki tahapan pendampingan intensif melalui Inkubator Bisnis Pabeta dan dinilai siap menjangkau pasar yang lebih luas. Selain itu, sejumlah UMKM juga dipromosikan dan mulai dijajaki oleh mitra usaha dari Jawa Timur, yang menurutnya menjadi bukti bahwa pelaku usaha lokal memiliki potensi besar untuk berkembang.

“Ini kebanggaan kita semua serta menjadi contoh bagi UMKM lain bahwa kita bisa berkembang dan mampu memasuki pasar nasional, bahkan internasional,” ujarnya. Selain itu, ia juga menyampaikan keberhasilan ekspor durian Sulawesi Tengah ke Tiongkok sebagai salah satu indikasi bahwa komoditas daerah memiliki peluang besar menembus pasar global dan dapat menjadi inspirasi bagi UMKM.

Selain pendampingan usaha, pemerintah memberikan penguatan kapasitas melalui pembekalan keterampilan teknis seperti public speaking dan penyusunan analisis bisnis. Ia mengatakan hal ini penting untuk meningkatkan kepercayaan mitra usaha serta memberikan gambaran yang jelas terkait keberlanjutan dan potensi keuntungan suatu bisnis.

Ia mengharapkan Business Matching Pabeta dapat memperkuat ekosistem UMKM di Sulawesi Tengah sehingga semakin mampu bersaing, berkembang, dan menjadi pilar penguatan ekonomi daerah.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulteng Sisliandy Ponulele mengatakan kegiatan ini bukan sekadar mempertemukan penjual dan pembeli, tetapi merupakan mekanisme strategis untuk memperkuat struktur ekonomi pelaku usaha.

Ia mengatakan bahwa UMKM perlu masuk ke jaringan distribusi yang lebih modern agar mampu bertahan dan bersaing di tengah perubahan pasar. “UMKM tak bisa lagi bergerak sendiri. Mereka harus masuk ke jaringan distribusi modern, memperkuat kualitas produk, dan mengikuti standar industri,” ujarnya.

Selain itu, ia berharap kerja sama yang terjalin melalui Business Matching dapat mencakup pembiayaan usaha, kurasi produk untuk ritel modern, distribusi ke sektor hotel dan restoran, serta kemitraan jangka panjang yang berkelanjutan. Menurut dia, kolaborasi tersebut menjadi pintu penting bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan kesempatan pasar yang lebih luas.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.