Isak Cetak Gol Penentu, Iraola Minta Striker Liverpool Tampil Lebih Tajam

Senin, 21 Sep 2026, 03:50 WIB

Bournemouth – Andoni Iraola meminta Alexander Isak meningkatkan level permainannya setelah penyerang Liverpool itu memastikan kemenangan 1-0 atas Bournemouth pada Minggu (20/9).

Isak menjadi penentu kemenangan dalam laga sengit tersebut setelah mencetak gol keempatnya di Liga Primer Inggris musim ini pada babak kedua di Stadion Vitality.

Ket. Foto: Penyerang Liverpool Alexander Isak merayakan golnya saat menghadapi Bournemouth. — Sumber: AFP

Setelah diganggu cedera dan mengalami penurunan performa yang signifikan, Isak hanya mencetak tiga gol di kompetisi kasta tertinggi Inggris pada musim 2025-2026 setelah kepindahannya yang penuh kontroversi dari Newcastle dengan nilai transfer 125 juta poundsterling (sekitar 167 juta dolar AS).

Penyerang timnas Swedia itu sudah mencetak lebih banyak gol dalam lima pertandingan pertama Liverpool di liga musim ini dibandingkan total golnya sepanjang musim lalu.

Namun, pelatih Liverpool Iraola masih menginginkan lebih dari Isak seiring upayanya mengubah periode dominasi Liverpool menjadi lebih banyak gol secara konsisten.

“Dia memanfaatkan peluang setelah menjalani sore yang relatif tenang – dan memang seperti itulah pekerjaan seorang penyerang,” kata Iraola.

“Dia memiliki beberapa peluang, satu umpan silang yang tidak berhasil disambut dengan baik, satu peluang ketika kontrol bolanya tidak tepat, dan kemudian gol.

“Tetapi dia harus membantu kami lebih dekat ke kotak penalti, bermain di area pertahanan lawan, dan menguasai bola secara efektif.

“Jika tim bermain di area tersebut, dia akan mendapatkan hasilnya dalam bentuk gol. Kami membutuhkan level permainan seperti itu agar bisa bermain lebih baik.”

Iraola meninggalkan Bournemouth untuk bergabung dengan Liverpool setelah tiga musim menangani klub berjuluk The Cherries tersebut. Ia mengakhiri kiprahnya dengan membawa Bournemouth meraih tiket kompetisi Eropa untuk pertama kalinya pada musim lalu.

Liverpool memiliki waktu istirahat dua hari lebih banyak dibandingkan tuan rumah. Bournemouth sebelumnya mengalahkan Real Sociedad di San Sebastian pada Kamis untuk mengawali kiprahnya di Liga Europa dengan kemenangan.

Namun, Liverpool kesulitan mendominasi pertandingan dalam waktu lama pada laga kepulangan Iraola ke Vitality Stadium, sebelum Isak memecah kebuntuan pada menit ke-57.

Umpan silang Cody Gakpo ditujukan kepada Florian Wirtz yang gagal menyambut bola karena mendapat tekanan. Bournemouth juga gagal mengantisipasi umpan silang tersebut sehingga Isak memanfaatkannya untuk melepaskan tembakan yang bersarang di gawang.

“Saya kecewa dengan 20 hingga 25 menit pertama. Saya rasa kami tidak memulai pertandingan dengan intensitas yang dibutuhkan,” kata Iraola.

“Menang di sini sangat sulit, saya sangat mengetahuinya. Biasanya Bournemouth memulai pertandingan dengan sangat kuat, dan kami membutuhkan 20 hingga 25 menit untuk sedikit menyamai level tersebut.

“Setelah itu, menurut saya pada akhir babak pertama dan babak kedua kami bermain lebih baik. Kami menciptakan situasi yang lebih baik dengan bola dan akhirnya bisa memenangkan pertandingan.”

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.