UNDP: AI untuk Tujuan Militer Dapat Akibatkan Korban Jiwa Massal

Kamis, 04 Des 2025, 02:15 WIB

JENEWA - Kepala ekonom Biro Regional Asia-Pasifik Program Pembangunan PBB (UNDP), Philip Schellekens, pada Selasa (2/12) menyampaikan bahwa penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk tujuan militer dapat menimbulkan ancaman eksistensial dan mengakibatkan korban jiwa massal.

UNDP merilis laporan baru tentang risiko AI dalam memperparah ketimpangan antarnegara, yang juga mengkaji peran AI dalam persenjataan dan penggunaannya dalam aplikasi militer, dan menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap risikonya.

Ket. Foto: Philip Schellekens — Sumber: VNA

"Itulah fitur yang sangat umum dalam diskusi tentang AI saat ini. Di satu sisi, terdapat kesan bahwa AI menghadirkan peluang eksistensial bagi umat manusia untuk mengatasi ancaman eksistensial seperti perubahan iklim, penelitian medis canggih agar lebih cepat dalam pandemi," ujar Schellekens dalam sebuah pengarahan di Jenewa, Swiss.

Namun, dia juga mengingatkan sisi gelapnya AI, yang dapat menimbulkan ancaman eksistensial dan dapat menjadi kekuatan negatif bagi umat manusia, seperti aplikasi militer di mana AI dapat memicu korban massal.

Schellekens pun menekankan perlunya pengelolaan perangkat AI yang bertanggung jawab.

Pada Januari, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyebut AI yang tidak terkendali sebagai ancaman eksistensial, di samping perubahan iklim dan senjata nuklir.

Pada akhir November, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk, mengatakan bahwa penggunaan AI generatif oleh perusahaan teknologi dapat menyebabkan peningkatan pelanggaran hak asasi manusia, yang berpotensi menjadi "Frankenstein modern". SB/Ant/Sputnik/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Intensifkan Pemasaran WashTower, LG Bentuk Kolaborasi Dengan Mitra Dealer Spesialis

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Rumah Harimau Sumatera Ikut Hangus Dilalap Kebakaran Hutan

Aturan Baru Tarif Pengantaran Barang dan Makanan Ojol Digodok Kemkomdigi, Tak Adopsi Skema 92:8, Fokus bagi Hasil Adil

LG UltraGear Native 1000Hz Segera Hadir di Indonesia

Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal

D'Masiv Bikin Album Full Berbahasa Inggris, Beri Warna Baru bagi Massivers

Tapak Tumbuh Hadir di JIA Curated 2026, Ubah Jejak Bumi Menjadi Pengalaman Spasial

Waspada! Modus Paket Umrah di Bawah Rp26 Juta, Kemenhaj Ingatkan Jemaah Indikasi Penipuan

Dopamine Land Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hiburan Multisensori

Festival Pacu Jalur 2026 di Kuansing Dibuka Plt Gubernur Riau, Ini Jadwal Lengkapnya!

FLONA 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Pamerkan Kekayaan Flora-Fauna Nusantara

PLN Berhasil Pulihkan Keseluruhan Sistem Kelistrikan Flores Pasca Gempa M7,7

Pertamina Tambah Fasilitas Dermaga Jetty di Terminal BBM Manggis Bali, Amankan Pasokan BBM Bali-Nusra

PT KAI dan KCIC Gelar Program EduTrain bagi 81 Anak Panti Asuhan

Gubernur Pramono Lantik 7 Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia

Pemkot Kembali Gelar Bandung Great Sale 2026

Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia lewat GATF 2026, Bidik Transaksi Travel Nasabah

Pemkot Bandung Upayakan Akses Air Bersih bagi Warga Cihanja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.