- Home
-
- Luar Negeri
-
- Polusi Udara Selimuti Iran...
Polusi Udara Selimuti Iran, Ratusan Ribu Warga Dirawat
Kamis, 04 Des 2025, 16:07 WIBTEHERAN - Lebih dari 210.000 orang yang mengalami gangguan jantung dan pernapasan mencari perawatan darurat di Iran pada periode 22 November hingga 1 Desember, saat tingkat polusi udara melonjak di beberapa kota, lapor kantor berita resmi Iran, IRNA pada Rabu (3/12).
Jumlah pasien terbanyak tercatat di Provinsi Teheran, Khorasan Razavi, Khuzestan, dan Alborz, menjadi "peringatan serius bagi kelompok rentan dan kesehatan masyarakat secara keseluruhan," ujar Kepala Organisasi Layanan Medis Darurat (Emergency Medical Services Organization) Iran Jafar Miadfar, sebagaimana dikutip IRNA.
Miadfar memperingatkan bahwa jika tingkat polusi tetap tinggi, angka rawat inap dan kasus penyakit kardiovaskular serta pernapasan akan terus meningkat, terutama di kalangan orang dewasa yang lebih tua, anak-anak, dan individu dengan kondisi kesehatan kronis.
Warga di sejumlah kota besar di Iran telah menghadapi kualitas udara yang semakin memburuk selama dua pekan terakhir, dengan indeks kualitas udara tercatat di atas 150, level yang dianggap tidak sehat bagi semua kelompok masyarakat.
Demi membatasi risiko kesehatan dan mengurangi polusi, pihak otoritas pada saat-saat tetap menutup sekolah dan universitas, mengizinkan aktivitas bekerja dari rumah, dan memberlakukan pembatasan lalu lintas di area-area dengan tingkat polusi terparah.
Kualitas udara di kota-kota besar dan padat di Iran kerap menurun pada bulan-bulan yang lebih dingin, terutama saat frekuensi angin dan hujan rendah. Inversi suhu menjebak udara yang tercemar di dekat permukaan tanah. Sementara, emisi dari kendaraan tua dan beberapa pabrik industri memperparah masalah tersebut. Ant/Xinhua
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Penanganan Dua Rumah Warga yang Rusak Akibat Bangunan Ambrol di Magetan
-
Baterai Kuantum Akan Dimanfaatkan Ilmuan Jadi Pemasok Daya Super Komputer
-
Polres Solok Beri Layanan Penitipan Kendaraan Gratis Selama Lebaran
-
New START Berakhir, AS-Russia Rundingkan Kesepakatan Nuklir Baru
-
Listrik Padam: Teheran Gelap Gulita Usai Kembali Terkena Serangan AS
-
Russia Pasang Badan Soal Iran, Kremlin Siap Tampung Uranium Demi Redam Ketegangan Global
-
Kanker Paru Kini Mengintai Non-Perokok, Penyintas Desak Akses Diagnosis dan Obat Inovatif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.