Lebih Adil dan Efektif! Danantara Gaspol Benahi Mekanisme Penyaluran Subsidi-Kompensasi
Kamis, 04 Des 2025, 18:00 WIBJAKARTA â Penyaluran subsidi dan kompensasi yang adil serta tepat sasaran menjadi kunci menjaga ketahanan ekonomi sekaligus mengurangi ketimpangan sosial. Tanpa mekanisme targeting yang akurat, subsidi rawan dinikmati kelompok yang tidak berhak, sehingga efektivitas fiskal melemah dan beban anggaran meningkat.
Dengan memperkuat basis data terintegrasi, memanfaatkan teknologi identifikasi penerima, serta mengawasi distribusi secara real time, pemerintah dapat memastikan bantuan benar-benar menyentuh masyarakat rentan yang paling terdampak gejolak harga maupun tekanan ekonomi.
Penyaluran yang tepat sasaran tidak hanya efisien secara fiskal, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik, menjaga daya beli, dan memperkuat stabilitas sosial dalam jangka panjang.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan pihaknya bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berupaya menyempurnakan supaya penyaluran subsidi dan kompensasi lebih adil dan tepat sasaran bagi masyarakat Indonesia.
Ia mengatakan, kedua pihak membahas solusi supaya penyaluran subsidi dan kompensasi berjalan secara efisien, namun tetap memenuhi hak-hak yang semestinya didapatkan oleh masyarakat.
âContohnya, kami sudah mulai lakukan di pupuk. Yang tadinya kompensasi-nya itu dalam bentuk cost plus, sekarang kita sesuaikan dengan harga market, sehingga ini memberikan inisiatif kita untuk lebih efisien," kata Rosan dalam wawancara cegat seusai Rapat Kerja bersama Komisi XI di Komplek Parlemen DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (4/12).
Lanjutnya, karena kalau dulu kan tidak efisien saja tetap mendapatkan kompensasi yang sesuai dengan cost yang ada, plus berapa persen.
Dengan upaya penyempurnaan itu, Ia memastikan bahwa anggaran penyaluran subsidi dan kompensasi dapat lebih efisien, namun tetap tidak akan mengurangi hak-hak yang semestinya didapatkan oleh masyarakat.
Ia memastikan bahwa kerja sama dengan Kementerian Keuangan terjalin dengan sangat baik, termasuk berkaitan dengan pembayaran kompensasi dan subsidi kepada perusahaan-perusahaan BUMN dilakukan sangat baik.
âDan juga sangat membantu BUMN-BUMN yang sudah memberikan subsidi dan kompensasi dari beberapa Public Service Obligation (PSO) yang memang harus kami laksanakan,â ujar Rosan.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pihaknya bersama Danantara Indonesia membahas upaya untuk meningkatkan efisiensi penyaluran subsidi dan kompensasi.
"Kita analisa dan kita lihat-lihat, ternyata ada kendala dalam hal penyaluran subsidi, dari sisi desain-nya juga ada. Jadi kita lihat masih ada orang yang relatif kaya atau kaya, super kaya kalau di Indonesia mungkin, yang masih mendapat subsidi. Nanti ke depan akan kita lihat gimana perbaikannya," ujar Purbaya
Dalam kesempatan ini, Danantara Indonesia dan Kementerian Keuangan menggelar Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI, dengan agenda pembahasan subsidi dan kompensasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025.
- Kemenkeu
- Danantara
- penyaluran subsidi
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Harga BBM Naik Akibat Perang Iran, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum
-
Reformasi Investasi Danantara Dinilai Bisa Tekan Gelombang PHK
-
Arus Mudik H-2 Lebaran 2026 Padat Merayap
-
Panen Raya "Urban Farming" di Jaktim, Melon Inthanon Jadi Daya Tarik Utama
-
BMKG Peringatkan akan Potensi Terjadinya Hujan Lebat di NTT hingga H+3 Lebaran
-
Harga Kedelai Naik, Perajin Tahu di Serang Bertahan dengan Cara Pahit
-
Tips Cegah Kebakaran Rumah Akibat Listrik Saat Ditinggal Mudik Ala Schneider Electric
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.