- Home
-
- Megapolitan
-
- Jakarta Bangun Pusat Daur ...
Jakarta Bangun Pusat Daur Ulang Plastik Raksasa, Siap Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Bank Sampah
Rabu, 03 Des 2025, 16:30 WIBJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng PT Morego Green Indonesia untuk membangun Collection Center dan Pusat Daur Ulang Plastik sebagai off-taker utama dalam pengelolaan sampah plastik. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat bank sampah sekaligus menciptakan ekosistem ekonomi sirkular yang berjalan di seluruh wilayah kota.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto menyebut pembangunan Pusat Daur Ulang Plastik sebagai strategi untuk meningkatkan efektivitas pemilahan sejak dari rumah. Ia menjelaskan bahwa fasilitas tersebut akan terhubung dengan program satu RW satu bank sampah agar seluruh unit dapat beroperasi lebih optimal dan berkelanjutan.
Salah satu fasilitas utama yang dibangun adalah Collection Center Ciracas dengan kapasitas 8-10 ton sampah plastik per hari yang melayani kawasan Cipayung, Ciracas, Kramat Jati, Makasar, dan Pasar Rebo. Fasilitas lain yang tidak kalah penting adalah Pusat Daur Ulang Plastik Bambu Larangan yang dirancang mampu menangani hingga 50 ton per hari sebagai bagian dari infrastruktur daur ulang berskala kota.
Asep menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta menyediakan lahan untuk mendukung pengembangan fasilitas daur ulang tersebut melalui skema Creative Financing. Ia mengatakan bahwa model pembiayaan ini memungkinkan pemerintah menghadirkan layanan publik tanpa membebani APBD sekaligus memastikan peningkatan kualitas pengelolaan sampah.
Kehadiran kedua fasilitas ini akan menata ulang sistem kerja bank sampah agar lebih terintegrasi dan efisien di tingkat komunitas. Bank sampah unit tidak hanya menjadi titik pengumpulan, tetapi juga terhubung dengan sistem jemput dan pembelian sampah plastik dengan harga kompetitif oleh Pusat Daur Ulang Plastik.
"Kolaborasi ini menunjukkan kesiapan Pemprov DKI Jakarta menyongsong masa depan yang lebih berkelanjutan, dengan ekosistem bank sampah yang aktif dan rantai ekonomi sirkular yang bekerja secara efektif," ujar Asep dalam penandatanganan kesepakatan bersama yang disaksikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, Rabu (3/12).
Direktur Utama PT Morego Green Indonesia Donni Renaldy Suratman mengatakan kerja sama ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Ia menyebut pembangunan fasilitas baru ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi warga dan mengurangi beban sampah plastik sejak dari sumbernya.
"Pada prinsipnya, kami hadir untuk memperkuat pengolahan sampah plastik dan mengurangi beban sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang bersih, nyaman, dan berbudaya, dan tentu wajib kita dukung bersama," tutupnya.
- Lingkungan Hidup
- Bank Sampah
- Pengelolaan Sampah
- Ekonomi Sirkular
- Daur Ulang Plastik
- Daur Ulang Sampah
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
DPRD Jabar Dukung Opsi Pemkot Bandung untuk Pengadaan Mesin Pengolah Sampah di Setiap Kelurahan
-
Buang Sampah Sembarangan, Pedagang Pasar Angke Bakal Ditindak Tegas
-
Pengelolaan Sampah Lebih Ramah Lingkungan, TPA Antang Dibangun dengan Sistem Sanitasi Landfill.
-
Menko Zulhas Tegaskan Sanksi Sampah Open Dumping, Masyarakat Akan Diberi Insentif Lewat Sistem Baru
-
Resmikan Biopori Jumbo Pondok Kelapa, Gubernur Pramono Kebut Target Zero Waste
-
Rano Karno Terinspirasi Kopenhagen Kelola Sampah Secara Terintegrasi
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.