• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • 6 Penulis Skenario Alumni ...

6 Penulis Skenario Alumni SCENE Ditampilkan di JAFF Market 2025

Rabu, 03 Des 2025, 17:21 WIB

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif menampilkan enam penulis skenario alumni Program Masterclass Pengembangan Audiovisual Naskah Serial (SCENE) di pasar konten JAFF Market 2025, yang dilaksanakan di Yogyakarta dari 29 November sampai 1 Desember.

Partisipasi enam peserta terpilih SCENE dalam acara tersebut diharapkan bisa membantu mereka bertemu dan membangun koneksi dengan para pelaku industri konten.

Ket. Foto: Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya meninjau stan SCENE di ajang JAFF Market 2025 di Yogyakarta, Sabtu (29/11). — Sumber: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya meninjau stan SCENE dan berdialog langsung dengan enam peserta yang berpartisipasi dalam ajang JAFF Market pada 29 November 2025.

"Peserta harus melihat diri sebagai pemilik IP bernilai ekonomi, bukan sekadar penulis naskah. SCENE 2025 menjadi ajang akselerasi, sehingga peserta harus siap pitching dengan standar industri global di JAFF Market," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian pada Rabu (3/12).

"Industri film Indonesia memasuki golden era dengan market share lokal menembus 60 persen dan penonton stabil di atas 60 juta per tahun. Masa depan milik kreator yang menguasai cerita kuat, teknologi produksi, dan strategi pemasaran digital," katanya.

Dia menyampaikan bahwa SCENE merupakan program inkubasi talenta. Program yang dilaksanakan sejak tahun 2020 ini diharapkan bisa menjadi penggerak kreativitas.

Stan SCENE di JAFF Market 2025 menampilkan transformasi kurikulum, proses kreatif, dan karya peserta program dalam lima tahun terakhir.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar saat meninjau stan SCENE di JAFF Market pada 1 Desember 2025 mengatakan bahwa karya-karya peserta yang ditampilkan segar dan relevan dengan kehidupan masyarakat.

Dia berharap karya-karya alumni SCENE selanjutnya bisa diproduksi dan mewarnai industri layar.

"Acara ini menunjukkan bagaimana industri kreatif dapat dikolaborasikan melalui hexahelix. Fokus pada pengembangan talenta, distribusi film, dan upskilling menjadi kunci agar ekosistem industri terus berkembang," katanya.

"Indonesia memiliki potensi kreatif besar. Pasar domestik harus kita menangkan, namun peluang global jauh lebih luas. Dengan kualitas dan kolaborasi yang tepat, konten kreatif Indonesia siap bersaing di tingkat internasional," ia menambahkan.

Enam peserta SCENE yang ditampilkan di JAFF Market 2025 diseleksi dari alumni program angkatan 2020 hingga 2024.

Selama JAFF Market 2025, mereka berkesempatan mengikuti sesi-sesi lokakarya dan pembangunan jejaring serta mempresentasikan karya mereka.

Mereka dijadwalkan menampilkan proyek mereka di hadapan para investor, produser, dan pelaku industri pada acara SHOWCASCENE tanggal 9 Desember 2025.

Presentasi mereka dalam ajang itu diharapkan bisa membuka pintu bagi karya-karya mereka untuk diproduksi serta ditayangkan di televisi maupun platform streaming (OTT).

Kementerian Ekonomi Kreatif sejak tahun 2024 bermitra dengan Wahana Edukasi (WE) dalam menyusun kurikulum dan melaksanakan program yang ditujukan untuk melahirkan kreator-kreator yang mahir menulis serta mampu mempresentasikan karya dan mengembangkan kekayaan intelektual​​​​​​​. Ant

  • JAFF Market

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.