- Home
-
- Luar Negeri
-
- Singapura Perketat Laranga...
Singapura Perketat Larangan Ponsel di Sekolah
Selasa, 02 Des 2025, 02:15 WIBSINGAPURA - Singapura akan memberlakukan larangan lebih ketat terhadap telepon pintar dan jam tangan pintar di sekolah menengah mulai Januari, kata kementerian pendidikan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari dorongan global untuk memerangi gangguan digital.
Pedoman saat ini di negara-kota tersebut yang merupakan salah satu populasi yang paling terhubung secara digital di dunia, melarang siswa sekolah menengah menggunakan perangkat digital mereka di kelas.
Larangan ini nantinya akan diperluas untuk mencakup waktu di luar pelajaran, dengan siswa diharuskan menyimpan ponsel di area penyimpanan yang ditentukan seperti loker atau tas sekolah selama jam sekolah.
âTujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan sekolah yang memprioritaskan pembelajaran siswa dan meningkatkan keterlibatan mereka, menumbuhkan kebiasaan yang lebih sehat dalam penggunaan gawai dan kesejahteraan yang lebih baik," kata Kementerian Pendidikan Singapura pada Minggu (30/11).
"Penggunaan gawai di kalangan pelajar terbukti menggantikan aktivitas penting seperti tidur, aktivitas fisik, dan interaksi sosial dengan teman dan keluarga," imbuh kementerian itu seraya menegaskan bahwa pihak sekolah dapat mengizinkan penggunaan telepon pintar sebagai pengecualian jika diperlukan.
Saat ini semakin banyak negara yang mengambil tindakan serupa, dengan 40 persen sistem pendidikan kini melarang telepon pintar di sekolah, menurut UNESCO.
Pekan ini Australia akan melangkah lebih jauh dengan larangan pertama di dunia terhadap media sosial bagi anak di bawah 16 tahun.
Di situs webnya, UNESCO juga menyoroti beberapa larangan sekolah yang sangat ketat seperti yang berlaku di Zhengzhou, Tiongkok, dimana pihak orang tua harus memberikan persetujuan tertulis bahwa ponsel benar-benar diperlukan untuk alasan mendukung kegiatan belajar dan mengajar (pedagogis). AFP/I-1
- singapore dollar
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Macron Galang Dukungan Negara Lain Akui Kedaulatan Palestina
-
KAI Daop 8 Surabaya Catat 895 Wisatawan Asing Gunakan Kereta Api di Malang Raya Selama Angkutan Lebaran 2026
-
Raim Laode Nyanyikan Ulang Lagu ‘Pergilah Kasih’
-
Benfica dan Malut United bahu-membahu Bangun Akademi Usia Dini
-
Khofifah Ajak Muslimat NU NTB Cegah Pernikahan Dini, Tekankan Peran Keluarga
-
Pembalap Gokart Muda Indonesia Torehkan Prestasi di WSK Euro Series 2026
-
Polda NTT Kirim 100 Personel Brimob BKO Polda Metro Jaya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.