Pemkab Banyuasin Evaluasi Program Penurunan Kasus Stunting
Selasa, 02 Des 2025, 21:40 WIBPalembang -- Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program penurunan kasus stunting sepanjang 2025 di kabupaten setempat.
"Angka kasus stunting bisa diturunkan dalam beberapa tahun terakhir. Prevalensi stunting di daerah ini pada 2024 mencapai 16,8 persen, menurun dari dua tahun sebelumnya yakni pada 2022 tercatat 24,8 persen dan 2023 sebesar 22,04 persen," kata Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian di Pangkalan Balai, Selasa.
Dia menjelaskan, untuk terus mencapai keberhasilan menurunkan angka kasus kekerdilan atau gangguan tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi kronis (stunting), pihaknya melaksanakan beberapa program "quick wins"Â Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemdukbangga).
Beberapa program percepatan (quick wins) penanganan stunting itu yakni Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), dan Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak).
Kemudian GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) dan SIDAYA (Lansia Berdaya) yang merupakan integrasi kegiatan dalam penguatan keluarga sejahtera.
Menurut dua, upaya pencegahan dan percepatan penurunan kasus stunting merupakan agenda strategis nasional sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Pencegahan dan penanganan stunting terus digalakkan karena tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga memengaruhi perkembangan kognitif, kecerdasan, kesehatan jangka panjang, serta produktivitas di usia dewasa.
"Oleh karena itu, pengentasan kasus kekerdilan atau gangguan tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi kronis atau stunting itu menjadi prioritas dalam pembangunan kualitas sumber daya
manusia di kabupaten ini," ujar Wabup Netta Indian.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
FIFA Asean Cup 2026: Indonesia Tekuk Singapura 2-0, Modal Hadapi Malaysia di Laga Kedua Grup A
-
Pakar dari UI Ingatkan Publik Akan Bahaya Minuman Kekinian bagi Kesehatan
-
Deretan Pelatih Baru Siap Unjuk Gigi di UEFA Nations League 2026-27
-
Kejar Nilai Tambah Ekonomi, Enam Sektor Prioritas Dibayangi Risiko Ekologis
-
Memperkuat Pencegahan Stunting Melalui Posyandu
-
Pegadaian Raih Empat Penghargaan di KESGI Award 2026
-
Akademi Pencegahan Stunting, Kompetensi ASN untuk Tekan Stunting di Kota Yogyakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.