Hadapi Krisis Keuangan, PBB Tetap Prioritaskan Anggaran untuk Pengungsi Palestina

Selasa, 02 Des 2025, 14:27 WIB

JENEWA - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengusulkan pemangkasan 15,1 persen anggaran 2026 di tengah krisis finansial yang dihadapi badan dunia itu.

Dalam pertemuan Komite Kelima PBB pada Senin (1/12), dia mengusulkan agar anggaran tahun depan dipangkas menjadi 3,24 miliar dolar AS (sekitar Rp54 triliun), turun 577 juta dolar atau 15,1 persen dari anggaran 2025.

Ket. Foto: — Sumber: shutterstock

Namun, alokasi anggaran bagi Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) tidak akan dikurangi karena sangat diperlukan untuk merespons krisis kemanusiaan di Gaza, kata Guterres.

Pada pertengahan November, Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan kepada RIA Novosti bahwa Russia belum melihat langkah konkret mengenai rencana PBB untuk memangkas pengeluaran meski banyak pembahasan soal masalah keuangan.

Diplomat itu juga mengatakan reformasi anggaran PBB seharusnya dikelola negara-negara anggotanya, bukan Sekretariat PBB. Ant/Sputnik/RIA Novosti

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.