BMKG Ingatkan Waspada Potensi Banjir Rob di Wilayah Kepri
Minggu, 30 Nov 2025, 09:29 WIBBATAM â Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengingatkan potensi banjir pesisir atau (Rob) yang berpotensi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada periode 4 sampai 13 Desember 2025. Â
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam Ramlan Djambak mengatakan informasi peringatan dini potensi banjir Rob telah disampaikan ke sejumlah instansi dan juga masyarakat melalui platform informasi resmi milik BMKG.
âKami sudah membagikan informasi peringatan dini potensi terjadinya banjir Rob di wilayah Kepri periode 4 sampai dengan 13 Desember 2025 ini lewat pesan grup instan ke sejumlah pihak,â kata Ramlan dikonfirmasi di Batam, Minggu(30/11).
Dia menjelaskan potensi banjir Rob disebabkan adanya fenomena Fase Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) dan bulan purnama pada tanggal 4 Desember berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum dan dapat menimbulkan banjir pesisir (rob) di sekitar wilayah pesisir Kepri sampai tanggal 13 Desember.
âDampak banjir rob yang perlu diwaspadai terganggunya aktivitas masyarakat sekitar pelabuhan dan pesisir seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, pemukiman pesisir, tambak garam dan perikanan darat,â ujarnya.
Adapun wilayah yang terdampak meliputi Kota Batam, Kabupaten Lingga, Kabupaten Karimun, Kabupaten Bintan, Kabupaten Natuna, dan Kota Tanjungpinang.
Untuk wilayah Kota Batam, banjir rob berpotensi terjadi di pesisir Kecamatan Batu Aji; Batu Ampar, Sekupang, Nongsa, dan sekitarnya, periode berlangsung dari tanggal 4 sampai dengan 9 Desember.
Di Kabupaten Lingga berpotensi terjadi di Kecamatan Singkep Barat; Singkep Pesisir; Senayang dan sekitarnya pada periode 5 sampai 13 Desember.
Kemudian di Kabupaten Karimun di Pesisir Kecamatan Kundur Barat; Karimun; Meral dan sekitarnya pada periode 4 sampai dengan 10 Desember.
Kabupaten Bintan meliputi pesisir Kecamatan Bintan Utara; Teluk Sebong; Bintan Timur dan sekitarnya pada periode 5 sampai dengan 8 Desember.
Lalu di Kota Tanjungpinang meliputi pesisir Kecamatan Tanjungpinang Kota; Tanjungpinang Barat; Bukit Bestari dan sekitarnya pada 9 sampai 11 Desember.
Di Kabupaten Natuna meliputi pesisir Kecamatan Pulau Bunguran; Serasan Timur; Midai Subi; Pulau Laut dan sekitarnya pada 5 sampai dengan 10 Desember.
âMasyarakat diimbau waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut serta memperhatikan update peringatan dini banjir rob dan informasi cuaca maritim BMKG,â kata Ramlan. Â
Berita Terkait:
-
RKAB Nikel 2026 Belum Diputuskan, Pasar Bersiap Hadapi Ketidakpastian
-
Imigrasi Minta Pemberian Bebas Visa Kunjungan Dievaluasi
-
Kurangi Bahan Bakar Fosil, Asean Gandeng Kanada Genjot Energi Terbarukan
-
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Dokter yang Pernah Bekerja di Kongo
-
Rahasia PDC Tahan Produktivitas di Tengah Gejolak Energi: Mulai dari MCU Sampai Garage Sale
-
Menperin Minta Industri Serius Laporkan Data Lewat SIINas Demi Kebijakan Tepat Sasaran
-
BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Hujan Petir di Bagian Barat Indonesia pada Minggu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.