Sebagian Besar Wilayah Aceh Barat Terisolir Banjir
Jumat, 28 Nov 2025, 16:12 WIBMELULABOH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat memastikan sebagian besar wilayahnya hingga saat ini masih terisolir akibat terjangan banjir yang melanda kawasan tersebut sejak Rabu (26/11) lalu.
âSaat ini banjir telah merendam 10 kecamatan di Aceh Barat dan diprediksi masih berlanjut hingga 10 hari ke depan,â kata Bupati Aceh Barat Tarmizi di Meulaboh, Jumat (28/11).
Seperti data yang dirilis BPBD Aceh Barat, sebanyak 3.866 jiwa atau 2.652 Kepala Keluarga (KK) tersebar di sejumlah kecamatan di kabupaten setempat terdampak banjir dengan ketinggian air berkisar antara 1-1,5 meter.
Bupati Tarmizi menyampaikan dari hasil pemantauan terkini wilayah tercatat paling parah terdampak banjir yaitu Kecamatan Woyla, Kecamatan Woyla Barat, Kecamatan Woyla Timur, Sungai Mas, Pantai Cermin, Johan Pahlawan, dan Maureubo.
Khusus di Kecamatan Johan Pahlawan dan Meureuboh, kata dia, warga mulai melakukan pengungsian karena air semakin meninggi dan akses jalan mulai tidak bisa dilalui.
Tarmizi menyebutkan sejumlah wilayah masih belum bisa dijangkau tim gabungan akibat derasnya arus dan jalan yang terputus. Adapun lokasi tersebut antara lain Canggai, Jambak, Pante Ceureumen, dan Seuradeuk, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat.
Pemerintah daerah menyebut akses menuju wilayah ini membutuhkan dukungan peralatan dan personel tambahan.
Untuk memaksimalkan penanganan, kata Tarmizi, Posko Bersama Penanganan Banjir Kabupaten Aceh Barat dipusatkan di Kantor BPBD Aceh Barat.
Dia menginstruksikan BPBD untuk mengambil alih kendali penuh dalam koordinasi lapangan, termasuk mobilisasi tim dan distribusi bantuan.
âSemua komunikasi dan koordinasi dilakukan satu pintu melalui BPBD. Kondisi jaringan telekomunikasi terganggu, sehingga sementara ini hanya mengandalkan fasilitas radio dengan dukungan RAPI,â katanya.
Menurutnya, dalam situasi darurat ini penanganan darat akan diperkuat dengan penurunan personel TNI, Basarnas, serta unsur gabungan lainnya, untuk evakuasi warga dan pengiriman logistik ke titik-titik yang belum terjangkau.
Pemkab Aceh Barat mengimbau masyarakat tetap waspada dan memprioritaskan keselamatan diri, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Pemprov DKI Beri Santunan dan Jamin Pendidikan Anak Korban Tabrakan KRL-Argo Bromo
-
Lestari Moerdijat: Remaja Harus Jujur soal Usia saat Daftar di Akun Media Sosial
-
Rumah Hancur, Penghuninya Tewas Akibat Ledakan Petasan
-
Korea Selatan Menuju Piala Dunia 2026 di Tengah Tekanan dan Kritik
-
Saham Asia Anjlok, Harga Minyak Mentah di Atas $100 di Tengah Kebuntuan AS-Iran
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
-
Dampak Ngeri AI bagi Keamanan Negara, Jepang Mulai Bentengi Sektor Vital
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.