Indonesia-Australia Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Riset

Kamis, 27 Nov 2025, 10:30 WIB

JAKARTA - Menteri Pendidikan Australia, Jason Clare MP dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia Brian Yuliarto memperbarui Perjanjian Kerja Sama (MoU) untuk memperkuat hubungan pendidikan kedua negara.

"Pendidikan merupakan pilar utama kemitraan Australia-Indonesia. MoU yang diperbarui ini menyoroti prioritas kedua pemerintah untuk mendorong kolaborasi di bidang pendidikan tinggi dan riset," kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier.

Ket. Foto: Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier (kiri) bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia Brian Yuliarto di Jakarta, Rabu (26/11/2025). — Sumber: Kedubes Australia

Dalam siaran pers Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Kamis, dubes mengatakan MoU terbaru itu sekaligus menegaskan kembali komitmen kedua negara untuk memperdalam kerja sama di bidang pendidikan tinggi dan riset.

Pada 2024 tercatat 24.000 mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di Australia, memperkuat posisi Australia sebagai tujuan utama mahasiswa Indonesia untuk mengenyam pendidikan internasional.

Tiga universitas Australia yakni Monash University, Western Sydney University dan Deakin University, bekerja sama dengan Lancaster University Inggris, juga telah membuka kampus di Indonesia.

Fasilitas tersebut memperluas akses terhadap pendidikan dan penelitian Australia berkelas dunia di Indonesia, katanya.

Hingga kini terdapat ratusan kemitraan akademik dan riset antara institusi Australia dan Indonesia yang mendorong inovasi serta membangun kapasitas dan kapabilitas di kedua negara, menurut keterangan tersebut.

Lebih lanjut dubes berharap MoU yang diperbarui pada November ini dapat semakin memperkuat hubungan kedua negara sekaligus menciptakan peluang baru untuk kolaborasi.

  • Kerja Sama RI-Australia

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.