Transjakarta Dipenuhi Stiker Anti-Kekerasan: Jakarta Siap Jadi Kota Pelindung Bagi Perempuan dan Anak

Rabu, 26 Nov 2025, 17:00 WIB

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) menggelar aksi pemasangan dan pembagian stiker anti-kekerasan sebagai rangkaian Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Aksi ini mengusung tema "Bersama Menciptakan Ruang Aman bagi Perempuan dan Anak" yang ditujukan untuk memperluas edukasi publik.

Aksi penempelan stiker ini digelar serentak di halte dan armada Transjakarta di seluruh wilayah DKI Jakarta untuk memperkuat rasa aman di transportasi publik. Secara simbolis, kegiatan berlangsung di sepanjang rute Bundaran HI hingga Balai Kota Jakarta, Gambir.

Ket. Foto: — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Sejumlah pejabat hadir dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali. Turut mendampingi Kepala Dinas PPAPP Iin Mutmainnah, Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo, Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza, serta perwakilan OPD dan BUMD.

Sekda Marullah menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan sekaligus penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ia menyebut dukungan terhadap rangkaian kampanye 16 HAKTPA yang telah berjalan sejak 22 November 2025 sebagai langkah penting memperluas kesadaran masyarakat.

"Kekerasan terhadap siapa pun tidak diperkenankan dan tidak dapat ditoleransi, terlebih terhadap perempuan dan anak," tegas Marullah.

Ia menambahkan bahwa stiker-stiker tersebut menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam menciptakan ruang publik yang aman, khususnya di sektor transportasi umum. Melalui kampanye visual ini, warga diharapkan lebih mudah mendapat akses informasi serta layanan pengaduan jika menghadapi kondisi genting.

Lebih lanjut, Marullah menjelaskan bahwa stiker memuat kanal pengaduan resmi yang bisa dihubungi secara gratis kapan saja. Informasi itu mencakup nomor darurat serta layanan pengaduan yang sudah disiapkan lengkap dengan petugas yang siap memberikan respons cepat.

Sekda juga menilai Transjakarta sebagai moda transportasi strategis untuk menyebarkan pesan perlindungan karena digunakan oleh jutaan warga setiap hari. Menurutnya, penyebaran stiker dapat membuat pesan keamanan publik semakin mudah diingat.

"Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan pesan perlindungan dan nomor layanan darurat dapat dijangkau oleh masyarakat secara lebih luas," tambahnya.

Ia berharap partisipasi warga semakin meningkat dalam menciptakan Jakarta sebagai kota yang aman, ramah, dan peduli terhadap kelompok rentan. Pemprov DKI disebut akan terus memperkuat sistem perlindungan berbasis kolaborasi dengan berbagai pihak.

Kepala Dinas PPAPP Iin Mutmainnah juga menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan. Ia menyebut kampanye ini melibatkan pemerintah pusat, OPD, BUMD, dan unsur masyarakat demi memperluas edukasi.

"Kami mengajak masyarakat untuk tidak takut dan tidak ragu melaporkan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak," pungkas Iin.

Ia menjelaskan bahwa stiker yang ditempelkan di armada Transjakarta memuat informasi kanal layanan pengaduan yang siap menerima laporan masyarakat. Informasi tersebut disusun untuk mempermudah warga mengetahui langkah yang harus diambil saat melihat atau mengalami kekerasan.

Informasi layanan itu terdiri dari Hotline 24 Jam Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak di nomor 0813 1761 7622 serta Call Center Jakarta Siaga 112. Selain itu, tersedia 44 Pos Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) di RPTRA dan layanan konsultasi PUSPA melalui situs puspa.jakarta.go.id.

Pemprov DKI Jakarta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan kenyamanan di ruang publik. Dengan kolaborasi dari seluruh pihak, Jakarta diharapkan semakin siap menjadi kota inklusif yang melindungi perempuan dan anak di setiap lini.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.