- Home
-
- Luar Negeri
-
- Korut Tolak Dialog yang Di...
Korut Tolak Dialog yang Diajukan Korsel
Rabu, 26 Nov 2025, 02:15 WIBSEOULÂ - Presiden Korea Selatan (Korsel), Lee Jae-myung, mengatakan bahwa Korea Utara (Korut) telah menolak segala bentuk dialog dan kontak. Lee menambahkan hal ini merupakan situasi yang berbahaya.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Lee dalam pertemuan dengan wartawan dalam pesawat menuju ke Ankara, Turki, Senin (24/11).
âApabila ada bentrokan, tidak ada cara untuk menyelesaikannya apalagi koneksi hotline dengan Korea Utara sudah terputus,â ucap Lee seperti dilansir kantor berita KBS, Selasa (25/11).
Lee menjelaskan bahwa hubungan antar-Korea telah berubah menjadi bermusuhan dan konfrontatif, serta menunjukkan aksi atau komentar yang ekstrem karena tidak ada dasar rasa saling percaya.
Korut telah membangun pagar kawat berduri sebanyak tiga lapis, memasang pos penjaga, dan menanam ranjau di sepanjang perbatasan. Sementara, mantan pemerintahan Yoon Suk-yeol telah membongkar kereta atau jalan menuju Korut.
Presiden Lee menekankan bahwa Korsel harus memiliki daya pertahanan untuk mencegah provokasi Korut yang bisa terjadi kapan saja. Upaya untuk terus berdialog dengan tulus juga harus disampaikan kepada Korut, meskipun saat ini tidak ada respons dari Pyongyang.
Korsel sendiri akan terus mendesak Korut untuk membekukan nuklir, mengurangi nuklir, dan akhirnya melakukan denuklirisasi.
Sehubungan dengan unifikasi, Lee Jae-myung akan terus mengupayakan upaya dialog dengan damai yang harus bisa dilaksanakan supaya bisa membahas unifikasi. Untuk itu, diperlukan banyak waktu dan upaya di masa mendatang. SB/KBS/I-1
Berita Terkait:
-
Update Arus Balik Lebaran 2026: Ini Kondisi Lalu Lintas di Simpang Jomin Karawang
-
Rumah Sakit dan Puskesmas di Bantul Siagakan Petugas Layanan Maternal Neotanal di Masa Libur Lebaran
-
Kabar Bahagia untuk Wisatawan: Masuk ke Korea Selatan Kini Bebas Visa
-
Menkes Tekankan Peningkatan Akses Layanan Kesehatan untuk Capai UHC
-
Cabai rawit picu deflasi Jawa Timur
-
Utang Pemerintah Tembus Rp9.138 Triliun, Kemenkeu Pastikan Masih Aman di Bawah Batas Hukum
-
Dapat Sambutan Luar Biasa, Gelaran BGS 2025 Dongkrak Ekonomi Bandung Rp92,6 Miliar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.