Film Agak Laen 2 Gunakan Latar Panti Jompo Sungguhan: Realistis tapi Tetap Kocak
Rabu, 26 Nov 2025, 18:50 WIBJAKARTA - Sutradara sekaligus penulis Agak Laen, Muhadkly Acho, memilih arah berbeda untuk film sekuel karya komedi terlaris ketiga di Indonesia itu. Bila film pertama memanfaatkan pasar malam sebagai pusat cerita, kali ini Agak Laen 2 berpindah ke lingkungan panti jompo.
Acho menyebut keputusannya menghadirkan latar baru tersebut lahir dari keinginan untuk menampilkan wajah berbeda dari tempat yang biasanya divisualisasikan secara kelam. Ia ingin panti jompo tampil lebih hidup dan cerah dalam balutan komedi yang tetap melekat pada ciri khas Agak Laen.
"Panti jompo menurut kami kayaknya belum pernah ada deh film komedi yang menggunakan main setting itu," kata Acho.
Ia menambahkan bahwa selama ini panti jompo sering dipotret sebagai lingkungan suram yang penuh nuansa mencekam. Karena itu, ia merasa akan menarik bila tempat tersebut justru menjadi lokasi paling menyala dalam film komedi.
"Kali ini kami mau bikin itu jadi tempat yang paling menyala justru di film ini," ujar Acho.
Menurutnya, menempatkan para pemeran utama di area itu akan menghadirkan benturan komedi yang kuat. Ia menilai situasi yang tercipta dari interaksi dengan penghuni lansia akan membuka banyak ruang improvisasi lucu.
Untuk memperkuat atmosfer cerita, seluruh proses syuting dilakukan langsung di panti jompo asli. Oki Rengga dan Boris Bokir, dua dari pemeran utama film tersebut, menceritakan pengalaman bersentuhan langsung dengan para penghuni panti.
"Itu panti jompo beneran, kebetulan di panti jompo itu ada bangunan baru dan bangunan lama," kata Oki.
Ia menjelaskan bahwa tim produksi memanfaatkan bangunan lama untuk kepentingan cerita sehingga nuansanya terasa lebih autentik. Para penghuni panti juga kerap menonton proses syuting dan sesekali mengobrol dengan para pemain.
"Ada penghuninya, mereka juga suka nontonin, tanya-nanya kami, ngobrol-ngobrol," tambah Boris Bokir.
Acho mengakui tantangan yang ia hadapi lebih besar dalam film kedua karena perubahan genre yang kini mengarah pada crime investigation comedy. Peralihan itu memberi ruang eksplorasi lebih luas tanpa meninggalkan elemen humor yang menjadi jantung Agak Laen.
Meski bergeser dari horor komedi, ia memastikan bahwa Agak Laen 2 tetap menawarkan keseruan yang sama. Ia menekankan bahwa keseimbangan antara humor dan ketegangan adalah kunci penting dalam pendekatan baru ini.
"Saat menulis mikirnya jangan sampai komedinya berdiri sendiri, horornya berdiri sendiri," kata Acho.
Ia menjelaskan bahwa komedi justru lahir dari ketakutan para karakter, sehingga perpaduannya terasa natural. Pendekatan ini juga berpengaruh pada teknik pengambilan gambar agar intensitas adegan tetap terjaga.
"Makanya yang paling dikulik dan itu sebetulnya memberikan efek sampai ke treatment shot-nya," ujarnya.
Menurut Acho, film kedua ini mendapatkan eksplorasi yang jauh lebih dalam karena alur misteri yang dibangun menuntut detail yang lebih presisi. Ia memastikan bahwa misteri dan komedi menyatu kuat tanpa saling menenggelamkan.
"Film yang kedua ini pasti lebih dieksplor banget dibanding yang pertama," tuturnya.
Produser Ernest Prakasa turut mengapresiasi kerja tim dalam menghadirkan pendekatan baru tersebut. Ia menegaskan bahwa Imajinari tetap memberi ruang penuh bagi cerita agar berkembang tanpa terjebak keberhasilan film pertama.
"Kami di Imajinari juga, hal yang paling seru buat kami adalah bikin cerita," kata Ernest.
Ia menilai bahwa bekerja di bawah bayang-bayang film sebelumnya akan membuat kreativitas terhambat. Menurutnya, kebebasan eksplorasi justru menjadi kunci agar film komedi tetap segar dan relevan.
- Ernest Prakasa
- Film Komedi
- Agak Laen
- Imajinari
- Film Komedi Indonesia
- Agak Laen: Menyala Pantiku!
- Panti Jompo
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Cetak Rekor Baru! Film "Agak Laen: Menyala Pantiku!" Tembus Lebih dari 9 Juta Penonton
-
BMKG Dapat Suntikan Dana 2026, tapi Banyak Proyek Penting Masih Tertunda
-
Situasi Ekonomi Lagi Sulit, Pemkab Banyumas Putuskan Tak Naikkan PBB P2 dan Hapus Denda Pajak
-
LPSK Beri Perlindungan Penuh Aktivis KontraS Disiram Air Keras
-
Sri Mulyani Diganti, Kadin Harap Menkeu Baru Bisa Teruskan Kebijakan dan Lakukan Evaluasi
-
Trump Bakal Perluas Penegakan Aturan Keimigrasian Pasca Kasus Georgia
-
Film Komedi "Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t" Tayang di Bioskop Mulai 24 Desember 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.