Bappenas: Indonesia Rugi Rp22 Triliun per Tahun Akibat Bencana

Rabu, 26 Nov 2025, 11:00 WIB

BOGOR - Indonesia mengalami kerugian sebesar Rp22 triliun per tahun akibat bencana. Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Medrilzam.

Ia juga menyebut, saat ini luas lahan kritis di Indonesia mencapai 12,3 juta hektare. Sedangkan sekitar 811 ribu hektare berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung dan DAS Citarum.

Ket. Foto: — Sumber: BNPB

"Dengan kondisi tersebut, diperlukan penanaman kumpulan pohon (vegetasi) berakar keras di sejumlah DAS. Ini penting untuk mencegah longsor dan sedimentasi," kata Medrilzam, di Bogor, Selasa (25/11).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengungkapkan dalam setahun Indonesia mengalami kejadian bencana sebanyak 3.000 kejadian. Dan, 93 persen di antaranya merupakan bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, longsor, dan cuaca ekstrem.

"Kejadian bencana terus menimbulkan banyak penderitaan bagi masyarakat. Ini menjadi alarm, atas persoalan dalam tata kelola lingkungan," ujar dia.

Pratikno menambahkan, di Indonesia sendiri, Jawa Barat menjadi salah satu daerah dengan banyak bencana. Dalam satu tahun terakhir misalnya, tercatat 389 kejadian bencana terjadi di Jawa Barat

"Bencana didominasi banjir, cuaca ekstrem, dan tanah longsor. Salah satu penyebabnya adalah masih banyak wilayah lereng dan DAS yang belum ditanami vegetasi berakar keras, sehingga memicu longsor dan sedimentasi," ujar dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.