Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementan Restui Replanting 27.000 Ha Kelapa di Riau: Gebrakan Besar Selamatkan Produktivitas!

📅 Senin, 24 Nov 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementan Restui Replanting 27.000 Ha Kelapa di Riau: Gebrakan Besar Selamatkan Produktivitas! Doc: ANTARA/ Adriah
Ket. Kebun kelapa masyarakat di Inhil, Riau, yang menjadi penghasil kelapa terbesar di Indonesia.

PEKANBARU – Peremajaan atau replanting kelapa menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi di tengah meningkatnya proporsi tanaman tua dan tidak produktif.

Banyak kebun kelapa di daerah sentra kini berusia di atas 30–40 tahun, sehingga hasil panen menurun tajam dan tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan industri pangan, minyak nabati, hingga turunannya. Tanpa replanting, produktivitas akan terus merosot dan melemahkan pendapatan petani.

Melalui program peremajaan yang terukur—mengganti pohon tua dengan varietas unggul yang lebih cepat berbuah dan tahan hama—rantai pasok kelapa dapat distabilkan, biaya produksi lebih efisien, dan daya saing komoditas meningkat.

Selain itu, replanting menciptakan peluang diversifikasi usaha melalui integrasi tanaman sela selama masa pertumbuhan, sehingga pendapatan petani tetap terjaga.

Dengan begitu, replanting bukan hanya urusan teknis, tetapi investasi jangka panjang untuk menjaga ketahanan industri kelapa nasional.

Kementerian Pertanian (Kementan) telah memberikan persetujuan untuk melaksanakan program peremajaan atau "replanting" kelapa dengan total lahan seluas 27.000 hektare (ha) di Provinsi Riau, sebagian besar berada di Kabupaten Inderagiri Hilir.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Syahrial Abdi mengatakan sektor perkebunan kelapa selama ini sudah menjadi sektor unggulan di wilayah setempat. Provinsi Riau merupakan daerah dengan perkebunan kelapa terluas di Indonesia.

“Kementerian Pertanian telah memberikan persetujuan untuk melaksanakan program replanting kelapa di Riau dengan total lahan seluas 27 ribu hektare. Program ini akan memberi dampak besar terhadap produktivitas dan nilai tambah komoditas unggulan daerah tersebut,” katanya, di Pekanbaru, Senin (24/11).

Menurutnya, saat ini juga sudah dilakukan kontrak pembibitan dengan para penangkar kelapa yang ada. Ditargetkan, pada awal tahun 2026 kegiatan replanting juga sudah dapat dilaksanakan.

“Tahun ini kontrak pembibitan kelapa sudah dimulai, mudah-mudahan awal tahun depan kegiatan replanting sudah bisa langsung dilaksanakan,” katanya pula.

Terkait program tersebut, pihaknya juga telah mengambil kebijakan untuk mendistribusikan program peremajaan kelapa ini ke sejumlah daerah lainnya. Dengan begitu program tersebut, dapat menjadi upaya memperkuat posisi Riau sebagai daerah dengan basis perkebunan kelapa yang merata.

Hal itu, karena jika hanya satu daerah yang menjadi fokus, maka ketimpangan pembangunan bisa saja terjadi. Terlebih, setiap wilayah di Riau memiliki potensi besar yang sama untuk dikembangkan.

"Agar tidak terpusat di Inhil saja, Pemprov mengambil kebijakan untuk mendistribusikan program ini ke Pelalawan, Meranti, Rokan Hilir, Bengkalis, dan Siak," ujar Syahrial Abdi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Dirut Bulog: Stok Beras Nas...
Nasional
Pemerintah Siapkan Gudang L...

Pemkot Tangerang Perketat Pengawasan TKA

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Perketat P...
Nasional
Bakom RI: Ancaman Bahaya In...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.