Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

3.192 Pelanggar Lalu Lintas Ditindak Polres Sampang

📅 Jumat, 25 Jul 2025, 02:45 WIB | Oleh:
3.192 Pelanggar Lalu Lintas Ditindak Polres Sampang Doc: ANTARA/ HO-Polres Sampang
Ket. Petugas satuan lalu lintas Polres Sampang menindak pelanggar lalu lintas pada Operasi Patuh Semeru 2025.

SAMPANG - Satuan Lalu Lintas Polres Sampang, Jawa Timur menindak sebanyak 3.192 pelanggar lalu lintas selama sembilan hari pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025.

"Data penindakan ini berdasarkan laporan rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025 hari ini," kata Kasat Lantas Polres Sampang AKP Sigit Ekan Sahudi di Sampang, Kamis.

Ia menjelaskan, dari 3.192 pelanggaran itu, sebanyak 64 pelanggar terjaring melalui sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement/ sistem tilang elektronik), lalu sebanyak 1.253 pelanggaran ditilang manual, dan 1.875 pelanggar diberikan blangko teguran.

Menurut Sigit, jenis pelanggaran yang paling banyak adalah pengendara sepeda motor, yakni tidak menggunakan helm.

Selanjutnya tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), dan kendaraan yang tidak memenuhi standar spesifikasi teknis.

"Jadi, kebanyakan pada pengendara roda dua," katanya.

Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar serentak di berbagai daerah di Jawa Timur ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Operasi ini telah dimulai sejak 14 Juli dan akan berlangsung hingga 27 Juli 2025.

Menurut Kasat Lantas Sigit Ekan Sahudi, Operasi Patuh Semeru 2025 tersebut tidak hanya menyasar pelanggar lalu lintas, akan tetapi juga menekankan pada pentingnya keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas di jalan raya.

Sasaran operasi di antaranya, berboncengan lebih dari satu orang, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, dan tidak menggunakan helm standar (SNI).

Untuk pengendara roda empat, pengemudi tidak menggunakan sabuk keselamatan, mengemudi sambil menggunakan telepon seluler, pengemudi kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol, dan melawan arus lalu lintas.

Operasi Patuh Semeru 2025 ini diharapkan juga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mentaati aturan lalu lintas, sehingga kasus kecelakaan lalu lintas bisa ditekan.

"Sebab berdasarkan hasil kajian, yang paling banyak menjadi pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas, akibat pengemudi tidak taat atau tidak tertib berlalu lintas," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.