Gowes Ontel Warnai Peringatan Hari Guru Nasional, Dipimpin Menag Nasaruddin Umar
Senin, 24 Nov 2025, 11:55 WIBMenteri Agama (Menag)Â Nasaruddin Umar memimpin peringatan Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2025 lewat penyelenggaraan Gowes Ontel dengan melibatkan ratusan guru lintas iman di wilayah Jabodetabek.
"Ya, nostalgia dulu guru-guru memakai pakaian seperti ini. Guru-guru itu tokoh masyarakat, ya. Luar biasa. Alhamdulillah, kita sekarang ini memperingati Hari Guru," ucap Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Minggu.
Seluruh peserta yang hadir nampak mengenakan pakaian guru zaman lampau. Menag Nasaruddin pun demikian, ia mengenakan setelan klasik berwarna hijau-hijau.
Rombongan pesepeda bergerak keluar dari halaman kantor Kementerian Agama (Kemenag) menuju Lapangan Banteng dan jalur kota yang sudah disiapkan.
Menag berada di barisan depan, beberapa kali melambaikan tangan kepada warga yang menepi untuk melihat rombongan.
"Ya, dulu kan tidak ada motor, tidak ada mobil. Ya, jalan kaki kejauhan. Makanya kita pakai sepeda,â kata Menag Nasaruddin Umar.
Ia juga menyebut manfaat sepeda yang relevan hingga kini, bahkan memperkuat kampanye ekoteologi yang saat ini terus digaungkan Kemenag.
âSepeda itu manfaatnya banyak. Olahraga, bebas polusi, cepat sampai, dan biayanya murah. Anti-polusi ya. Anti-polusi dan biasa boncengan," kata Menag.
Menurutnya, kegiatan bersepeda ini bukan sekadar simbolik, tapi menjadi cara untuk menghargai perjalanan panjang guru pada masa lalu.
"Banyak guru generasi awal Indonesia mengandalkan sepeda untuk mencapai sekolah yang jaraknya jauh dari permukiman, dan kegiatan hari ini menjadi cara mengingat kembali nilai kesederhanaan dan dedikasi tersebut," ujar Menag Nasaruddin Umar.
Menag tegaskan perluasan akses PPG jangkau guru lintas agamaÂ
Menteri Agama (Menag)Â Nasaruddin Umar menegaskan perluasan akses Pendidikan Profesi Guru (PPG) kini tidak hanya diikuti oleh guru-guru agama Islam saja, tapi menjangkau seluruh guru lintas agama.
"Selama ini PPG hanya diikuti guru-guru agama Islam. Sekarang kita berikan juga kepada guru Protestan, Katolik, Hindu, dan Buddha. Semua kita fasilitasi," ujar Menag Nasaruddin Umar saat peringatan Hari Guru Nasional di Kemenag, Jakarta, Minggu.
Menag mengatakan inklusivitas ini menjadi upaya Kemenag dalam meningkatkan kesejahteraan seluruh guru agama. Kebijakan ini juga sebagai bagian dari upaya pemerintah menghapus disparitas dalam peningkatan kompetensi guru.
Pada 2025Â perluasan akses terhadap program PPG meningkat hingga 700 persen dari tahun-tahun sebelumnya. Saat ini lebih dari 102.000 guru madrasah dan guru pendidikan agama sedang mengikuti PPG. Totalnya mencapai 206.411 guru sepanjang 2025, naik drastis dari 29.933 peserta pada 2024.
Sebanyak 227.147 guru non-PNS juga menerima kenaikan tunjangan profesi dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan.
"Pengembangan PPG mencapai 700 persen. Sebelumnya kenaikannya hanya sekitar 20â30 persen per tahun. Tahun ini meningkat menjadi 700 persen," kata Menag Nasaruddin Umar.
Selain peningkatan kompetensi, lanjutnya, pemerintah juga memperluas jalan karier bagi para pendidik honorer. Dalam tiga tahun terakhir sebanyak 52.000 guru honorer berhasil diangkat menjadi PPPK, memberikan kepastian status dan kesejahteraan yang lebih baik.
"Tidak boleh ada diskriminasi. Inilah wajah Kementerian Agama sekarang," kata Menag Nasaruddin Umar.
Menanggapi masih adanya guru madrasah yang menerima honor sangat rendah, Menag menyebut sejumlah langkah perbaikan telah mulai berjalan.
"Sekarang sudah mulai ada Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan peningkatan kesejahteraan, dan undang-undang guru dan dosen ini kita akan revisi dan nanti itu kalau terwujud," kata Menag Nasaruddin Umar.
Menag berharap revisi undang-undang tersebut dapat menghapus kesenjangan antar-lembaga pendidikan.
"Tidak boleh ada perbedaan antara dosen perguruan tinggi umum dan dosen perguruan tinggi keagamaan, begitu juga antara guru madrasah dan guru SD. Semua adalah anak bangsa, tidak boleh ada diskriminasi," ucap Menag Nasaruddin Umar.
- Hari Guru Nasional
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Besok Hari Guru, Ini Susunan Upacara Bendera dan Rangkaian Kegiatannya
-
Riza Chalid Diduga Nikahi Kerabat Sultan di Malaysia, MAKI Desak Red Notice Diterbitkan
-
Stabilitas Keuangan Nasional Masih Terjaga
-
Peringatan Hari Guru Nasional di Semarang
-
Kumpulan Puisi Hari Guru 2025 yang Bikin Haru: Dari Cahaya hingga Penjaga Mimpi
-
Inovatif Nih! Nintendo dan LEGO Kolaborasi Bikin ‘Game Boy’
-
Sultan HB X: Stadion Maguwoharjo Harus Terbuka untuk Semua, Termasuk PSIM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.