BNNK: Jangan Terpedaya Anggapan Narkotika Dapat Meningkatkan Stamina Kerja

Senin, 24 Nov 2025, 03:00 WIB

Simpang Empat - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh dengan informasi narkotika bisa menambah tenaga dalam bekerja. 

"Itu informasi salah dan menyesatkan karena narkotika itu merusak badan, otak dan mengarah kepada gangguan jiwa. Jika ada menyebutkan bisa menambah tenaga itu sangat salah," kata Kepala BNNK Pasaman Barat Rangga Noverio di Simpang Empat, Minggu (23/11).

Ket. Foto: Kepala BNNK Pasaman Barat Rangga Noverio. Dia menegaskan jangan percaya jika ada informasi narkotika bisa menambah tenaga saat bekerja tetapi yang ada adalah merusak badan dan otak. — Sumber: Antara

Dia mengatakan salah satu penyebab tingginya penyalahgunaan narkotika di Pasaman Barat adalah adanya informasi dari bandar narkoba kepada pekerja bahwa narkotika bisa membuat tenaga bertambah dalam bekerja.

Hal itu didukung oleh potensi sumber daya alam Pasaman Barat yang cukup kaya dengan kebutuhan tenaga kerja seperti perkebunan kelapa sawit, nelayan, pertambangan dan pekerjaan kasar lainnya.

Selain itu Pasaman Barat merupakan kabupaten yang unik dengan masyarakatnya yang majemuk atau heterogen mulai dari etnis Minang, Jawa, Mandailing, Nias dan lainnya.

"Jika suatu daerah yang majemuk maka masyarakatnya akan lebih terbuka akan suatu perkembangan," katanya.

Lalu Pasaman Barat secara geografis berbatasan langsung dengan Sumatera Utara yang menjadi daerah penghasil narkoba. Pada umumnya para tersangka mengaku membawa narkotika dari daerah itu.

"Tiga hal inilah penyebab Pasaman Barat menjadi daerah yang kasus penyalahgunaan narkoba tinggi di Sumbar," katanya.

Untuk menyikapi hal itulah, BNNK Pasaman Barat terus meningkatkan pembinaan, pemberdayaan dan sosialisasi bahaya narkotika di tengah masyarakat 

Selain membentuk relawan anti narkotika  juga menjalankan program ketahanan keluarga di nagari (desa) bersih narkoba  yang telah dibentuk.

Untuk penindakan, katanya, pihaknya melakukan bersama dengan BNN provinsi karena kewenangan ada di BNN Provinsi Sumbar.

"Terakhir di tiga wilayah Pasaman Barat, Agam dan Pasaman ada beberapa tangkapan dengan barang bukti 800 kilogram ganja kering," katanya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Bikin Geger! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Dunia Lari 100 Meter Putra di Beijing

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.