Forest Permalukan Liverpool, Newcastle Ganggu Man City dan Persaingan Gelar Liga Inggris

Minggu, 23 Nov 2025, 07:10 WIB

LONDON, INGGRIS — Musim buruk Liverpool mencapai titik terendah baru setelah dipukul Nottingham Forest 0-3 di Anfield, sementara Newcastle menghambat langkah Manchester City dalam perebutan gelar di awal musim lewat kemenangan kontroversial 2-1, Minggu (23/11) dini hari WIB.

Liverpool kembali rapuh di lini belakang dan kebobolan pada menit ke-33 ketika sepakan keras Murillo menghukum kegagalan tuan rumah mengantisipasi situasi sepak pojok dari Elliot Anderson.

Ket. Foto: Para pemain Liverpool dan Nottingham Forest berebut bola dalam laga Liga Inggris, Minggu (23/11) dini hari WIB. — Sumber: AFP

Pelatih  Arne Slot geram karena gol itu tetap disahkan meski Dan Ndoye terlihat menghalangi kiper Alisson Becker, pelanggaran serupa yang sempat membuat gol Virgil van Dijk dianulir dalam kekalahan 0-3 dari Manchester City sebelum jeda internasional.

Forest menggandakan keunggulan pada menit ke-46 lewat tembakan Nicolo Savona menyambut umpan tarik Neco Williams. Kekacauan bertahan Liverpool berlanjut ketika Morgan Gibbs-White mencetak gol ketiga dari bola muntah pada menit ke-78 setelah sepakan Omari Hutchinson ditepis Alisson.

Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Liverpool: delapan kekalahan dalam 11 laga di semua ajang, termasuk enam dari tujuh pertandingan terakhir Liga Inggris. Ini juga menjadi kali pertama sejak 1965 Liverpool kalah dua laga liga beruntun dengan selisih tiga gol.
The Reds kini terperosok ke peringkat 11, tertinggal delapan poin dari Arsenal di puncak.

Keperkasaan Liverpool memudar drastis meski menghabiskan lebih dari 400 juta pound (sekitar 8 triliun rupiah) pada bursa transfer musim panas. Rekrutan termahal, Alexander Isak yang didatangkan dengan rekor transfer Liga Inggris dari Newcastle, kembali gagal memberi dampak dan belum mencetak gol di liga.

“Ini kekecewaan besar. Kami memulai dengan baik, tetapi setelah gol pertama kami tidak bisa mempertahankan ritme,” ujar Slot. “Ketika semuanya berjalan salah, itu tanggung jawab saya. Kami tak cukup menciptakan peluang. Kami sedang berada dalam periode yang sangat buruk.”

Di St James’ Park, Manchester City tertinggal oleh sepakan Harvey Barnes dari tepi kotak penalti pada menit ke-63, sebelum Ruben Dias menyamakan kedudukan lima menit kemudian melalui tembakan yang berbelok arah.

Namun hanya dua menit berselang, Barnes kembali mencetak gol lewat tendangan voli keras, gol yang disahkan setelah pemeriksaan VAR panjang terkait dugaan offside Bruno Guimaraes, yang sundulannya sebelumnya membentur mistar.
Pep Guardiola juga kecewa karena klaim penalti Phil Foden di babak pertama tak digubris wasit.

Kekalahan keempat City musim ini membuat mereka turun ke peringkat tiga, empat poin di belakang Arsenal yang akan menjamu Tottenham pada Minggu.

Guardiola sempat berjalan ke lapangan untuk melakukan protes kepada wasit Sam Barrott begitu laga usai, meski kemudian mengatakan, “Semuanya baik-baik saja. VAR sudah memutuskan. Mereka tahu apa yang mereka lakukan.”

Chelsea naik ke posisi dua klasemen setelah menang 2-0 di markas Burnley. Pedro Neto membuka skor lewat sundulan jelang jeda, kemudian Enzo Fernandez memastikan tiga poin di menit akhir.
Tim asuhan Enzo Maresca telah memenangi delapan dari 10 laga terakhir di semua kompetisi, hasil manis untuk laga Liga Inggris ke-50 sang pelatih.

Hasil itu menjadi modal ideal jelang pekan berat dengan dua big match: menjamu Barcelona di Liga Champions, lalu Arsenal pada 30 November.

Pelatih baru Wolves, Rob Edwards, gagal mengawali debut manis setelah timnya kalah 0-2 dari Crystal Palace yang duduk di peringkat empat.

Hasil lain, Brighton bangkit untuk menaklukkan Brentford 2-1 di Amex Stadium. Fulham menang 1-0 atas Sunderland lewat gol Raul Jimenez pada menit ke-84. West Ham menyia-nyiakan keunggulan dua gol dan ditahan Bournemouth 2-2.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.