Gyokeres Dikritik Terlalu Berat, Arsenal Terancam Krisis Menjelang Derby Kontra Tottenham

Jumat, 21 Nov 2025, 02:30 WIB

JAKARTA - Arsenal kembali bersiap menghadapi salah satu laga terpenting musim ini, yaitu derby London Utara menghadapi Tottenham Hotspur di Emirates Stadium akhir pekan ini. Setelah jeda internasional, pasukan Mikel Arteta bertekad mempertahankan momentum luar biasa mereka sebelum jeda, saat mereka mencatat delapan laga tanpa kebobolan sebelum hasil imbang 2-2 di markas Sunderland.

Namun, alih-alih datang dengan skuad lengkap, Arsenal justru menghadapi badai cedera yang semakin parah pasca laga-laga internasional. Sejumlah pemain inti diragukan tampil, termasuk rekrutan mahal musim panas, Viktor Gyokeres, yang kembali menarik perhatian publik sepak bola Inggris setelah muncul kritik terhadap kondisinya.

Ket. Foto: — Sumber: Holopis

Mantan gelandang Arsenal asal Swedia, Stefan Schwarz, menilai bahwa Gyokeres masih belum dalam kondisi ideal untuk bersaing di Premier League. Meski striker 26 tahun itu telah mencetak enam gol dari 14 penampilan sejak didatangkan dengan biaya £64 juta, Schwarz menilai performanya masih tertahan oleh masalah fisik.

Menurutnya, Gyokeres membawa postur yang terlalu berat sehingga membuatnya kehilangan ledakan dan kecepatan yang seharusnya dimiliki penyerang Arsenal. “Saya tidak melihat dia dalam kondisi terbaik,” ujar Schwarz. “Adaptasi butuh waktu, bukan hanya fisik, tapi juga mental—perubahan sistem, pelatih, dan ekspektasi yang besar dari seluruh dunia.”

Gyokeres sempat menunjukkan performa terbaiknya ketika menghadapi Burnley pada 1 November, sebelum mengalami cedera hamstring yang membuatnya diragukan turun melawan Tottenham. Schwarz percaya bahwa jika sang striker mampu menurunkan berat badan, ia akan tampil lebih eksplosif dan lebih efektif dalam menjalankan peran sebagai ujung tombak Arteta. “Dia pemain yang berat. Jika sedikit lebih ringan, saya yakin penampilannya akan meningkat,” tegasnya.

Di tengah sorotan pada Gyokeres, Arsenal juga masih dipusingkan oleh absennya Kai Havertz. Gelandang serang asal Jerman itu belum sekali pun tampil sejak matchday pertama musim ini akibat cedera lutut. Hingga kini, ia diperkirakan akan menepi setidaknya sampai Desember, sehingga dipastikan tidak ambil bagian dalam duel melawan Spurs.

Dengan daftar absen yang menggunung dan lawan yang tengah berusaha bangkit, Arteta harus menemukan solusi cepat agar Arsenal tetap menjaga posisi di puncak klasemen. Dalam situasi seperti ini, tekanan semakin besar—derby tidak sekadar soal gengsi, namun juga pertaruhan arah musim The Gunners.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.