Ledakan di Zona Demiliterisasi Lukai Tentara Korea Selatan yang Sedang Patroli

Kamis, 20 Nov 2025, 14:25 WIB

SEOUL - Sebuah ledakan di sepanjang garis yang memisahkan Korea Utara dan Korea Selatan melukai seorang perwira militer Korea Selatan yang sedang berpatroli, kata Kementerian Pertahanan Seoul, Kamis (20/11).

Ledakan tak dikenal itu terjadi Kamis pagi di garis depan barat Garis Demarkasi Militer (MDL), kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan.

Ket. Foto: Tentara terlihat di dekat zona demiliterisasi (DMZ) di front barat DMZ di Paju, Gyeonggi pada 26 Juli 2022 dalam foto arsip. — Sumber: Yonhap

Perwira yang terluka "dievakuasi segera dengan helikopter darurat dan dalam kondisi stabil tanpa cedera yang mengancam jiwa", kata Kementerian tersebut.

MDL terletak di dalam Zona Demiliterisasi (DMZ), sebuah wilayah penyangga sepanjang empat kilometer yang membentang 250 kilometer (160 mil) melintasi Semenanjung Korea.

DMZ dikenal sebagai suaka margasatwa yang tidak disengaja sekaligus kuburan ranjau darat yang tak terhitung jumlahnya.

Ledakan itu terjadi setelah Seoul minggu ini mengusulkan perundingan militer dengan Korea Utara, tawaran pertama dalam beberapa tahun.

Dalam proposalnya, Seoul menyatakan bahwa banyak penanda MDL yang dipasang berdasarkan gencatan senjata 1953 telah menghilang seiring waktu, yang menyebabkan "persepsi yang berbeda tentang batas wilayah di area tertentu oleh kedua belah pihak".

Seoul dan Pyongyang secara teknis masih berperang, karena gencatan senjata 1953 yang menghentikan pertempuran tidak pernah diikuti dengan perjanjian damai.

Seoul menyatakan bahwa terdapat sekitar 10 serangan oleh pasukan Korea Utara tahun ini.

Pada tahun 2015, dua tentara Korea Selatan terluka parah akibat ranjau darat yang ditanam Korea Utara saat berpatroli di selatan perbatasan, salah satu kehilangan kedua kakinya dan yang lainnya diamputasi.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.