- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Tetapkan Arab Saudi ...
Trump Tetapkan Arab Saudi sebagai Sekutu Utama AS non-NATO
Rabu, 19 Nov 2025, 18:59 WIBWASHINGTON DC - Presiden Donald Trump pada hari Selasa (19/11) mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan menunjuk Arab Saudi sebagai "sekutu utama non-NATO" dalam pidatonya di jamuan makan malam untuk menghormati Putra Mahkota kerajaan itu, Mohammed bin Salman yang datang berkunjung.
"Kami meningkatkan kerja sama militer kami ke tingkat yang lebih tinggi dengan secara resmi menunjuk Arab Saudi sebagai sekutu utama non-NATO, yang merupakan hal yang sangat penting bagi mereka," kata Trump, seraya menambahkan bahwa penunjukan tersebut dilakukan tak lama setelah ia dan bin Salman menandatangani "perjanjian pertahanan strategis yang bersejarah."
"Saya baru memberi tahu Anda sekarang untuk pertama kalinya, karena saya ingin menyimpan sedikit rahasia untuk malam ini," kata Trump kepada putra mahkota dari panggung. "Saya baru saja mendengarnya berkata, 'Oh, bagus sekali.' Itu poin lain yang Anda menangkan hari ini."
Menurut Departemen Luar Negeri AS, Arab Saudi akan menjadi negara ke-20 yang memegang status sekutu utama non-NATO.Â
Argentina, Australia, Bahrain, Brasil, Kolombia, Mesir, Israel, Jepang, Yordania, Kenya, Kuwait, Maroko, Selandia Baru, Pakistan, Filipina, Qatar, Korea Selatan, Thailand, dan Tunisia sebelumnya telah ditetapkan sebagai sekutu tersebut. Taiwan juga dianggap sebagai sekutu utama non-NATO, tetapi tidak secara resmi menyandang gelar tersebut.Â
Status sekutu utama non-NATO dipandang sebagai simbol kuat kekuatan hubungan antara AS dan mitra asing.Â
Menurut Departemen Luar Negeri, program ini memberikan hak istimewa militer dan ekonomi kepada penerimanya, termasuk hak untuk membeli "amunisi uranium terdeplesi", mendapatkan pinjaman pasokan militer tertentu, dan terlibat dalam "proyek penelitian dan pengembangan kerja sama di bidang peralatan dan amunisi pertahanan".Â
Penunjukan ini juga memungkinkan AS untuk menimbun peralatan perang di negara tersebut di luar fasilitas militer AS. Â
Sementara itu, perjanjian pertahanan yang ditengahi oleh Trump dan bin Salman âmemperkuat peran Amerika sebagai pendorong keamanan regional, meningkatkan kemitraan militer AS kami untuk lebih memungkinkan mitra mencegah dan mengalahkan ancaman,â kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.
Gedung Putih menyatakan, âSDA (Saudi Strategic Defense Agreement) merupakan kemenangan bagi agenda America First, yang memudahkan perusahaan pertahanan AS beroperasi di Arab Saudi, mengamankan dana pembagian beban baru dari Arab Saudi untuk menutupi biaya AS, dan menegaskan bahwa Kerajaan memandang Amerika Serikat sebagai mitra strategis utamanya.â
Trump juga mengamankan kesepakatan bagi Arab Saudi untuk membeli hampir 300 tank militer Amerika, "yang memungkinkan Arab Saudi membangun kemampuan pertahanannya sendiri dan melindungi ratusan lapangan pekerjaan di Amerika," menurut pernyataan Gedung Putih.
Trump berterima kasih kepada putra mahkota atas "peran yang dimainkannya dalam kesepakatan damai transformatif yang dicapai bulan lalu dan banyak hal lain yang terjadi untuk mengakhiri perang di Gaza."
"Gaza, meskipun terlihat agak berantakan â sudah begitu selama bertahun-tahun, saya akui, puluhan tahun â tetapi kondisinya semakin mendekati kesempurnaan, dan orang-orang terkejut," kata Trump. "Bahkan para pakar hebat yang selama ini mengkritik keras setiap negara, setiap presiden, dan segala hal, mereka semua mengatakan bahwa apa yang terjadi di Timur Tengah adalah sebuah keajaiban."
Bin Salman disambut di Gedung Putih dengan defile militer udara yang melibatkan enam pesawat dan barisan kehormatan Angkatan Darat dengan kuda hitam berbendera Amerika dan Saudi.Â
Trump mengatakan bahwa dia dan sang pangeran adalah âteman baikâ selama kunjungan tersebut.
Mantan kepala DOGE Elon Musk, Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Ketua DPR Mike Johnson, Penasihat Keamanan Dalam Negeri Stephen Miller, putra pertama Donald Trump Jr., Presiden FIFA Gianni Infantino dan pembawa berita Fox News Bret Baier termasuk di antara para pejabat tinggi di jamuan makan malam di Gedung Putih untuk bin Salman.Â
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: M. Selamet Susanto
Berita Terkait:
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
-
Trump akan Tampil di Paspor Edisi Terbatas Ulang Tahun AS ke-250
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump Ancam Naikkan Tarif Jika Inggris Tak Hapus Pajak Layanan Digital
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.