- Home
-
- Megapolitan
-
- Banjir Tangsel: Jalan Prof...
Banjir Tangsel: Jalan Prof. Dr. Hamka Diselimuti Genangan Air Melumpuhkan Aktivitas Warga
Selasa, 18 Nov 2025, 18:10 WIBJAKARTAÂ -Â Genangan banjir kembali melanda kawasan Jalan Prof. Dr. Hamka, tepatnya di pertigaan menuju Perumahan Taman Asri, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Air yang mengalir deras menutupi hampir seluruh permukaan jalan sehingga kendaraan yang melintas harus bergerak perlahan untuk menghindari mogok dan kecelakaan. Dua jalur yang biasanya ramai kendaraan tampak berubah menjadi aliran air dengan arus cukup kuat, menyulitkan mobil maupun sepeda motor yang melintas.
Kondisi banjir membuat antrean panjang kendaraan tidak dapat dihindari, terutama pada jam sibuk sore hari ketika warga pulang beraktivitas. Banyak pengendara terpaksa menepi sejenak untuk memastikan kendaraan mereka bisa tetap melaju di tengah tingginya genangan air. Warga sekitar mengatakan bahwa banjir di titik tersebut bukan kali pertama terjadi dan kerap muncul saat curah hujan tinggi.
Sejumlah pengemudi motor terlihat mengangkat kaki mereka untuk menghindari air yang masuk ke bagian bawah kendaraan. Sementara itu, mobil kecil tampak berjalan sangat perlahan karena ketinggian air mencapai bagian bumper sehingga meningkatkan risiko mesin kemasukan air. Dari pantauan di lokasi, beberapa pedagang sekitar jalan tetap membuka usaha mereka meskipun air mulai mendekati area lapak.
Menurut warga yang tinggal tidak jauh dari pertigaan, penyebab utama banjir diduga berasal dari sistem drainase yang tidak mampu menampung derasnya volume air hujan. Selain itu, sampah yang menyumbat saluran pembuangan kerap memperparah kondisi genangan di sepanjang jalan tersebut. âKalau hujan deras sedikit saja, pasti langsung banjir begini,â ujar seorang warga yang sedang membantu mengatur lalu lintas di pinggir jalan.
Beberapa pengendara mengaku telah mengantisipasi kondisi tersebut dengan memilih jalur alternatif, namun tetap saja tidak sedikit yang terjebak dalam antrean panjang di lokasi banjir. Tingginya aktivitas kendaraan di sore hari membuat arus lalu lintas semakin padat dan membuat situasi di kawasan itu tampak kacau. Lampu kendaraan memantul di permukaan air, menambah kesan bahwa banjir terjadi cukup tinggi dan mengganggu kenyamanan pengendara.
Selain menghambat mobilitas, banjir ini juga berdampak pada aktivitas ekonomi warga sekitar karena beberapa toko terpaksa menutup pintu lebih cepat. Pedagang kecil yang biasanya berjualan di pinggir jalan tampak memindahkan barang dagangan mereka agar tidak terendam air. Sementara itu, para pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut berharap pemerintah segera melakukan perbaikan pada saluran air agar banjir tidak terus berulang.
Warga di sekitar Jalan Prof. Dr. Hamka menilai bahwa kejadian seperti ini perlu mendapatkan perhatian serius mengingat kawasan tersebut merupakan jalur penting menuju pemukiman padat penduduk. Genangan yang terus terjadi tidak hanya menghambat arus kendaraan tetapi juga dapat merusak fasilitas umum di sekitar area tersebut. Mereka berharap ada tindakan cepat dan tepat agar permasalahan banjir bisa teratasi dalam waktu dekat.
Situasi di lokasi menunjukkan bahwa banjir bukan hanya mengganggu aktivitas harian tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengendara. Jalan yang tidak terlihat jelas karena genangan air dapat menutupi lubang atau permukaan yang rusak, membuat pengendara rawan tergelincir. Oleh karena itu, warga dan pengguna jalan meminta pihak terkait meningkatkan upaya penanganan sebelum kondisi semakin buruk.
Hingga menjelang malam, banjir belum surut sepenuhnya dan arus lalu lintas masih berjalan sangat lambat. Pengendara yang melintas tetap diminta berhati-hati karena arus air masih cukup kuat di beberapa titik. Kondisi ini menjadi perhatian warga karena dikhawatirkan hujan susulan akan memperparah genangan dan membuat akses jalan semakin sulit dilalui.
- Banjir
- Tangsel
- Akibat Banjir
- Kota Tangerang Selatan
- Banjir Tangerang
- Jalan Prof. Dr. Hamka
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Banjir di Cibeber Perjalanan KA Siliwangi Dihentikan Sementara
-
Pemprov DKI Beri Santunan dan Jamin Pendidikan Anak Korban Tabrakan KRL-Argo Bromo
-
Banjir akibat luapan Danau Sentani
-
Papua Pegunungan Digenjot Program Sekolah Rakyat hingga Unggul Garuda, Ini Tujuannya
-
Ratusan Rumah di Kota Bengkulu Terendam Banjir 1 Meter Akibat Cuaca Ekstrem
-
Pascabanjir di wilayah Solo dan Sukoharjo
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.