Agar Tetap Tumbuh Berkelanjutan ke Depannya, Kemenkop Siapkan Strategi Perkuat Kopdes Merah Putih: Salah Satunya Gandeng ICA

Selasa, 18 Nov 2025, 23:15 WIB

JAKARTA – Pemerintah menyiapkan strategi untuk mengembangkan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih secara berkelanjutan ke depan sehingga dapat berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

Kementerian Koperasi (Kemenkop) merencanakan kolaborasi dengan sejumlah organisasi koperasi internasional untuk memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Ket. Foto: Koperasi Desa (kopdes) Merah Putih Bentangan Klaten, Jawa Tengah. — Sumber: Antara.

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop Destry Anna Sari mengatakan pengembangan Kopdes Merah Putih mendapat dukungan positif dari berbagai lembaga, termasuk rencana kerja sama resmi dengan Aliansi Koperasi Internasional (ICA).

“MoU dengan ICA ke depan diharapkan membuat keanggotaan koperasi kembali aktif dan meningkatkan sinergi antarkoperasi,” kata Destry dalam Seminar Internasional bertajuk Building Food Security and Leveraging the Sustainability of the Merah Putih Village/Sub-District Cooperative Development in Indonesia di Jakarta, Selasa (18/11).

Dukungan tersebut juga datang dari ASEAN Cooperative Alliance, Cooperative Development Foundation, dan Desjardin Cooperative Bank Canada. Kolaborasi itu dinilainya dapat mempercepat operasionalisasi Kopdes Merah Putih di tahap awal.

Ia menjelaskan, ICA telah memahami tantangan pembentukan Kopdes Merah Putih, sehingga dukungan lembaga tersebut dapat melengkapi pengembangan skema bisnis, termasuk penyediaan perangkat kerja yang sudah teruji di berbagai negara dan disesuaikan dengan kondisi lokal.

Destry menambahkan, salah satu fokus pengembangan Kopdes Merah Putih adalah pemenuhan captive market guna menjaga keseimbangan antara kebutuhan produksi dan pasar. Pendekatan itu diharapkan mampu mempercepat proses bisnis, terutama konsolidasi kebutuhan pertanian yang belum optimal.

"Kopdes Merah Putih akan berperan memenuhi kebutuhan desa dan sekitarnya serta mendukung berbagai program sosial seperti PKH dan bantuan sosial lainnya,” ujarnya.

Menurut dia, Kopdes Merah Putih dipersiapkan untuk mengelola program-program tersebut sehingga memiliki potensi besar dalam pemenuhan kebutuhan lokal sekaligus peluang ekspor di masa mendatang, melalui jaringan pembelajaran yang diperkuat lewat MoU.

Destry menyebut "Tahun Internasional Koperasi 2025" menjadi kesempatan bagi negara-negara di dunia untuk menegaskan kembali peran koperasi menghadapi ketahanan pangan, tekanan iklim, ketimpangan sosial, dan masa depan ekonomi pedesaan.

Indonesia, lanjut dia, menjawab tantangan itu melalui Kopdes Merah Putih, inisiatif nasional yang mengedepankan partisipasi masyarakat, tata kelola digital, serta kelembagaan lokal yang berdaya saing.

Kemenkop juga memprioritaskan pengembangan talenta dengan menempatkan lebih dari 8.000 fasilitator business assistant dan 1.104 project management officer di seluruh Indonesia untuk mendampingi operasional koperasi secara langsung, katanya menjelaskan.

"Pendekatan learning-by-doing diterapkan untuk memastikan kompetensi teknis dan kesiapan manajerial,” ucapnya.

Selain itu, kemitraan magang antara Kopdes Merah Putih dengan koperasi didorong untuk mempercepat pembelajaran kelembagaan dan adopsi praktik bisnis yang telah terbukti berhasil.

  • kopdes merah putih

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.