Rupiah Diprediksi Fluktuatif

Senin, 17 Nov 2025, 09:10 WIB

JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dipredik­si fluktuatif namun akan ditutup melemah pada perdagangan pekan depan, Senin (17/11). Prospek kebijakan dovish The Fed dan stabilitas inflasi dalam negeri turut mempengaruhi perge­rakan nilai tukar rupiah. 

Dari dalam negeri, nilai tukar rupiah ditopang oleh agen­da pemerintah yang menjadikan disiplin fiskal dan stabilitas makro sebagai fondasi utama penguatan ekonomi pada 2025. Arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto juga dinilai mem­bawa Indonesia menjadi salah satu kekuatan baru di Asia.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Pengamat ekonomi, mata uang dan komoditas Ibrahim As­suaibi menyatakan kondisi pasar global saat ini menunjukkan suasana yang konstruktif setelah kesepakatan mengakhiri pe­nutupan pemerintah Amerika Serikat (AS).

“Investor kini berfokus pada data ekonomi AS yang akan kembali dirilis seiring dengan dimulainya kembali operasi federal dan diperkirakan mempertajam ekspektasi penurun suku bunga The Fed,” ucap Ibrahim.

Di tengah kondisi ini, Ibrahim memproyeksikan rupiah akan bergerak fluktuatif tetapi melemah di rentang Rp16.700 – Rp16.4740 pada Senin.

Sebelumnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan, Jumat (14/11) sore ditutup menguat 0,13% atau 21 poin ke level ke Rp16.707 per dollar AS. Pada saat yang sama, indeks dollar AS juga terapresiasi 0,07% ke posisi 99,22.

“Suasana pasar secara umum konstruktif setelah kesepa­katan untuk mengakhiri penutupan pemerintah AS. Kondisi ini meredam kenaikan harga emas lebih lanjut,” ucap Ibrahim mencermati penguatan rupiah pada Jumat lalu.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.