Chad Tampung Pengungsi Sudan, Bantuan Mendesak Diperlukan

Senin, 17 Nov 2025, 16:36 WIB

KAIRO - Pemerintah Chad menampung 1,6 juta pengungsi asal Sudan, kata Menteri Luar Negeri Abdoulaye Sabre Fadoul kepada RIA Novosti pada Minggu (16/11).

"Kami memiliki kepentingan bersama dengan Mesir. Pengungsi Sudan menerima bantuan signifikan di Chad dan Mesir dan saat ini tercatat 1,6 juta pengungsi Sudan di Chad," kata Fadoul saat konferensi pers gabungan dengan rekan imbangannya dari Mesir, Badr Abdelatty di Kairo.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Chad mendukung semua inisiatif tentang Sudan di tingkat Uni Afrika dan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kata diplomat tinggi Chad itu.

Pertempuran sengit antara kelompok pemberontak dari Pasukan Dukungan Cepat (RSF) dan militer Sudan sudah berlangsung di negara tersebut sejak April 2023.

Sebelumnya pada Maret lalu militer Sudan mengumumkan pembebasan penuh Ibu Kota Khartoum dari kendali RSF.

Namun, pada awal April, RSF terus menggencarkan serangan di wilayah barat dan selatan Sudan — terutama di Darfur dan Kordofan — dan mengumumkan pembentukan pemerintahan sendiri di wilayah-wilayah yang mereka kuasai.

Menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi PBB (IOM), lebih dari 11,3 juta orang telah mengungsi akibat konflik di Sudan, menjadikannya krisis pengungsian terbesar di dunia.

Sementara itu, pada 27 Oktober Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) mengaku prihatin atas "berbagai laporan mengkhawatirkan" yang menyebut bahwa pemberontak RSF telah melakukan aksi kejam termasuk pembunuhan di luar proses hukum, setelah berhasil merebut sebagian besar wilayah El Fasher dan daerah sekitarnya, Bara.

OHCHR melaporkan bahwa hampir 2.000 warga sipil tewas di Darfur Utara sepanjang tahun ini, sebagian besar di Kota El Fasher. Ant/Sputnik/RIA Novosti

  • sudan
  • chad

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.