Patroli Houfbereau Bersinar Diluncurkan Polres Surabaya.

Rabu, 12 Nov 2025, 19:42 WIB

SURABAYA – Untuk menekan angka kriminal yang makin marah di Kota Surabaya, Jatim, maka Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya meluncurkan program patroli "Houfbereau Bersinar." Patroli ini juga untuk meningkatkan pelayanan publik dan rasa aman masyarakat Kota Pahlawan. Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Luthfi Sulistiawan mengatakan peluncuran patroli itu merupakan bentuk komitmen Polrestabes Surabaya dalam memberikan pelayanan prima selama 24 jam penuh.

"Kami ingin masyarakat Surabaya merasakan kehadiran polisi di setiap titik rawan. Polisi bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga pelayan masyarakat yang siap membantu kapan pun dibutuhkan," kata Luthfi dalam keterangannya di Surabaya, Rabu. Ia juga menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat sehingga program "Houfbereau Bersinar" dijalankan pada malam hari melalui patroli keliling dengan lampu biru menyala di titik-titik rawan kejahatan.

Ket. Foto: patroli kota — Sumber: ist

Patroli tersebut juga bertujuan mencegah tindak kriminalitas seperti penjambretan, perampasan dan gangguan keamanan lainnya. "Kami ingin warga Surabaya tidur dengan tenang. Houfbereau Bersinar bukan sekadar simbol patroli, tetapi tanda bahwa polisi hadir dan siap menjaga mereka setiap malam," ujarnya. Usai apel, Kapolrestabes bersama pejabat utama memantau langsung pelaksanaan patroli di lapangan menggunakan sepeda motor sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat. Saying tak dijelaskan arti houfbereau.

Program tersebut menjadi langkah strategis Polrestabes Surabaya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan warga, sekaligus memperkuat sinergi antara Polrestabes dan jajaran polsek di wilayah hukum Surabaya. Berdasarkan data Polrestabes Surabaya, sepanjang tahun 2024, jumlah tindak pidana di wilayah hukum Surabaya tercatat menurun sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada periode sama, tingkat penyelesaian kasus meningkat signifikan dengan lebih dari 5.000 perkara yang berhasil diselesaikan. Selain itu, Polrestabes Surabaya juga mengungkap 778 kasus narkotika dengan nilai barang bukti mencapai 70,7 miliar. Capaian tersebut menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam menjaga keamanan dan melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. Oleh karena itu, Luthfi juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dengan memberikan informasi apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.