BMKG Imbau Warga Labuan Bajo Waspada Cuaca Ekstrem
Rabu, 12 Nov 2025, 16:13 WIBLabuan Bajo -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat agar meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam periode 12-14 November 2025.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang," kata Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Maria Seran dihubungi di Labuan Bajo, Rabu.
Ia juga meminta para nelayan dan pelaku wisata bahari di Labuan Bajo agar memperhatikan potensi gelombang tinggi di perairan sekitar Labuan Bajo ketika terjadi cuaca buruk.
"Tetap waspada dan tenang, dan pastikan informasi cuaca hanya bersumber dari BMKG," ujarnya.
Ia juga menjelaskan BMKG memantau adanya sirkulasi siklonik di selatan Bali yang nantinya akan bergeser mendekati wilayah NTT. Keberadaan siklonik ini berdampak pada peningkatan aktivitas cuaca di wilayah NTT, termasuk Manggarai Barat, selama periode 12â14 November 2025.
Secara umum, lanjut dia, sebagian besar wilayah Manggarai Barat telah memasuki musim hujan, namun kondisi dinamika atmosfer yang dipicu oleh sirkulasi siklonik ini menyebabkan penambahan curah hujan di beberapa wilayah.
Selain memicu terbentuknya daerah belokan angin (konvergen), kata dia, sistem ini juga meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.
"BMKG akan terus memantau perkembangan kondisi atmosfer dan memperbaharui peringatan dini cuaca ekstrem melalui kanal resmi BMKG, media sosial kami," katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Ciptakan Nilai Bermakna dan Berkelanjutan bagi Nasabah, CIMB Niaga Dorong Pertumbuhan Kredit Berkualitas
-
Sekolah Rakyat Belum Kompak Berjalan, Persoalan Teknis Jadi Penghalang
-
Pos Lantas Dilempar Molotov, Polda Jatim Pastikan Surabaya Tetap Kondusif
-
Bank Dunia Bakal Hentikan Pinjaman ke Tiongkok pada 2031, Ini Sikap Beijing
-
Ternyata Ini Penyebabnya Kenapa BMKG Belum Bisa Laksanakan Operasi Modifikasi Cuaca Meski Karhutla Meluas
-
Ekonomi Dinilai Sulit Tumbuh di Atas 5 Persen
-
Cuaca Ekstrem, Kamboja Keluarkan Peringatan Perjalanan Laut, Dampak 3 Siklon Mengintai
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.