Kemenhaj Diminta Perbanyak Kuota Petugas Perempuan pada Penyelenggaraan Haji 2026
Senin, 10 Nov 2025, 15:52 WIBJAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI Mahdalena meminta agar Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperbanyak kuota petugas haji perempuan pada penyelenggaraan Haji 2026.
Menurut Mahdalena, petugas haji perempuan perlu diperbanyak, karena mereka dapat memahami kebutuhan dari jemaah haji perempuan, termasuk memberikan rasa aman dan nyaman.
"Bulan November ini dimulai proses rekrutmen petugas haji. Kami berharap Kemenhaj memberikan peluang lebih besar kepada perempuan untuk menjadi petugas haji, karena jumlah jamaah haji perempuan juga lebih banyak," ujarnya di Jakarta, Senin (10/11).
Lebih lanjut, Mahdalena menyampaikan bahwa kehadiran petugas haji perempuan dibutuhkan untuk memberikan pendampingan yang sesuai, terutama bagi jemaah lanjut usia atau yang memiliki keterbatasan fisik.
Berdasarkan data Siskohat pada penyelenggaraan Haji 2025, dari 203.149 orang calon haji reguler, 55,54 persen atau 112.838 orang merupakan jemaah perempuan. Sementara jemaah laki-laki berjumlah 90.311 orang atau 44,46 persen.
âDominasi jamaah haji perempuan menandakan adanya kebutuhan penanganan khusus. Jamaah haji perempuan tentunya lebih nyaman jika dalam pelaksanaan ibadah haji dibantu oleh petugas haji perempuan. Misalnya, ada kebutuhan jemaah haji perempuan yang lansia yang membutuhkan bantuan ke kamar mandi atau dalam kondisi tertentu mengharuskan pendampingan," kata Mahdalena.
Legislator asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu mengatakan petugas haji perempuan pun secara umum memiliki ketahanan fisik yang baik dan mempunyai ketelatenan lebih baik untuk melayani jemaah.
âSaya kira kita tidak boleh meragukan perempuan ketika terpilih menjadi petugas haji. Mereka memiliki komitmen, mereka kuat dan saya yakin ketika terpilih, perempuan akan berusaha maksimal dalam memberikan yang terbaik dalam pelayanannya kepada jamaah haji,â kata dia.
Sebelumnya, Kemenhaj menyiapkan program pelatihan intensif bagi petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) yang akan bertugas pada musim Haji 2026, sebagai bagian dari upaya peningkatan profesionalisme layanan kepada jemaah.
âPelatihan ini berfokus pada peningkatan kompetensi tugas dan fungsi layanan, penguatan kedisiplinan, serta kemampuan komunikasi dasar dalam bahasa Arab,â kata Menteri Haji (Menhaj) dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf.
Pelatihan tersebut, ujar Irfan, akan diikuti oleh para petugas yang telah dinyatakan lulus seleksi nasional dan dijadwalkan berlangsung pada Januari hingga Februari 2026.
- Penyelenggaraan Haji 2026
- kemenhaj
- Petugas Haji Perempuan
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Pulihkan Ekonomi Petani, 146 Sungai Terdampak Bencana di Sumatera Segera Dinormalisasi
-
Catat Tanggalnya! Pink Moon April 2026 Bakal Hiasi Langit
-
Tak Kenal Libur, Perwira PT Patra Drilling Contractor Tetap Jaga Operasi Energi di Momen Idulfitri
-
Awas! Hati-hati Modus Haji Ilegal, Masyarakat Indonesia Wajib Waspada!
-
Selama Mudik Lebaran, Coway Water Station Tersedia di Lebih dari 50 Titik, Perluas Akses Air Minum Bersih
-
Kemenhaj tinjau akomodasi jamaah calon haji di Mina
-
Kemenhaj: Seluruh Jamaah Haji Indonesia telah Tiba di Tanah Suci
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.