• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Film Sampai Titik Terakhir...

Film Sampai Titik Terakhirmu Hadirkan Kisah Cinta dan Keteguhan Melawan Kanker

Minggu, 09 Nov 2025, 09:49 WIB

JAKARTA - Film Sampai Titik Terakhirmu karya sutradara Dinna Jasanti akan tayang di bioskop Indonesia mulai 13 November 2025. Film produksi LYTO Pictures ini mengangkat kisah nyata perjuangan cinta Albi Dwizky dan mendiang Shella Selpi Lizah yang sempat viral di media sosial. Lebih dari sekadar drama romantis, film ini menjadi refleksi tentang cinta tanpa batas yang tumbuh di tengah ujian berat melawan kanker.

Melalui alur yang menyentuh, Sampai Titik Terakhirmu menampilkan kekuatan cinta yang bertahan hingga akhir. Cerita dimulai dari pertemuan tak terduga antara Albi (Arbani Yasiz), seorang perantau, dan Shella (Mawar Eva de Jongh), sosok ceria yang aktif sebagai atlet sepak bola dan kreator konten. Pertemuan sederhana itu berkembang menjadi hubungan penuh kehangatan dan restu keluarga. Namun, kebahagiaan mereka terusik saat Shella didiagnosis mengidap kanker ovarium, yang mengubah arah hidup keduanya.

Ket. Foto: — Sumber: YouTube/Cinema 21

Film ini menggambarkan dengan jujur dinamika perjuangan pasangan muda menghadapi kenyataan pahit. Albi memilih untuk tetap setia mendampingi Shella, sekalipun harus menyaksikan orang yang dicintainya berjuang melawan penyakit mematikan. Penonton diajak mengikuti perjalanan emosional yang dipenuhi air mata, tawa, dan harapan hingga akhirnya hanya cinta yang tersisa.

Dukungan keluarga Shella turut menjadi bagian penting dari kisah ini. Unique Priscilla dan Kiki Narendra berperan sebagai orang tua yang tegas namun penuh kasih, sementara Yasamin Jasem dan Shakeel Fauzi tampil sebagai adik-adik Shella yang memberikan semangat di tengah masa sulit. Keutuhan keluarga menjadi cerminan bahwa perjuangan melawan kanker bukan hanya tanggung jawab pasien, tetapi seluruh orang yang mencintainya.

Chemistry antara Arbani Yasiz dan Mawar de Jongh menjadi salah satu kekuatan utama film ini. Arbani berhasil menampilkan ketulusan cinta Albi melalui ekspresi dan gestur sederhana, sedangkan Mawar memperlihatkan kepedihan dan keberanian seorang perempuan yang berjuang melawan penyakit. Sentuhan komedi dari karakter tetangga yang diperankan TJ Ruth, Siti Fauziah, dan Onad turut menyeimbangkan emosi film dengan nuansa ringan yang menghibur.

“Sampai Titik Terakhirmu” bukan hanya kisah cinta, tetapi juga pengingat bahwa ketulusan dan kebersamaan dapat menjadi sumber kekuatan di tengah penderitaan. Film ini menyampaikan pesan universal bahwa cinta sejati tidak berhenti di batas kehidupan, melainkan terus hidup dalam kenangan dan pengorbanan.

  • Sampai Titik Terakhirmu
  • Film Sampai Titik Terakhirmu

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Reza Aditya Firdaus

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.