- Home
-
- Megapolitan
-
- DKI Lakukan Pemangkasan Po...
DKI Lakukan Pemangkasan Pohon untuk Antisipasi Tumbang
Minggu, 09 Nov 2025, 12:23 WIBJAKARTA â Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta melakukan pemangkasan pohon untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang berpotensi mengakibatkan pohon tumbang saat hujan dan angin kencang.
âKegiatan penopingan serentak ini merupakan upaya nyata untuk meminimalisir potensi bahaya pohon tumbang di tengah kondisi cuaca ekstrem,â kata Kepala bidang Jalur Hijau Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, Herlina Merinda, usai melakukan apel di Jakarta, Minggu (09/11).
Pihaknya memastikan seluruh jajaran, mulai dari tingkat dinas hingga kecamatan, siap siaga di lapangan dengan peralatan yang memadai.
Penopingan atau pemangkasan dilakukan di sejumlah titik strategis. Untuk tingkat Dinas Tamhut dilakukan di Jalan Teuku Umar dan Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat. Lalu di Jalan Gatot Subroto di samping BRIPENS depan The Tower, Jakarta Selatan.
Kemudian di Jakarta Pusat dilakukan di sejumlah jalan, mulai dari Jalan Cideng Barat, Jalan Jayakarta, Jalan Kramat Raya, Jalan Bungur, Jalan Cimandiri Cikini, Jalan Kebon Kacang dan Jalan Kramat Pulo Tanah Tinggi.
Untuk Jakarta Utara dilakukan di Jalan Koja, Jalan Cilincing, Jalan Pademangan dan Jalan Kelapa Gading.
Untuk Jakarta Barat di Jalan Tanjung Duren Barat, Jalan Palmerah, Jalan Tamansari, Jalan Cengkareng, Jalan Kembangan, Jalan Tambora, Jalan Kebon Jeruk dan Jalan Kalideres.
Di Jakarta Selatan dilakukan di Jalan Soepomo, Jalan Galunggung Guntur, Jalan Adyaksa 3, Jalan Iskandarmuda, Jalan Dharmawangsa VIII dan sekitar Jalan Guru Amin, Pancoran
Untuk Jakarta Timur dilaksanakan di Jalan Rajiman Cakung, Jalan Pahlawan Revolusi Pondok Bambu, Jalan Otista Jatinegara, Jalan Ahmad Yani Pulo Gadung, Jalan Halim Perdanakusumah, Jalan TB Simatupang Ciracas dan Jalan Raya Bogor-Hankam.
âPenopingan serentak tidak hanya difokuskan pada aspek keselamatan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemeliharaan ekosistem perkotaan yang berkelanjutan,â kata dia.
Menurut dia, langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel, sarana dan prasarana menghadapi cuaca ekstrem.
Ia mengatakan, kegiatan penopingan serentak ini merupakan upaya nyata untuk meminimalisir potensi bahaya pohon tumbang di tengah kondisi cuaca ekstrem.
âKami memastikan seluruh jajaran, mulai dari tingkat dinas hingga kecamatan, siap siaga di lapangan dengan peralatan yang memadai,â kata dia.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan dan angin kencang di wilayah Jakarta diprediksi meningkat hingga akhir 2025.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Piala Dunia 2026 Dongkrak Omzet Pedagang Jersei di Ternate
-
Jakarta Robotic Games Jadi Agenda Tahunan, Gubernur Pramono: Cetak Talenta AI
-
Color of Jakarta 2026: Gubernur Pramono Janjikan Transportasi Gratis 5 Hari di HUT 500 Jakarta
-
Jakarta IP Market 2026 Resmi Dibuka, Dorong IP Lokal Tembus Global
-
Calon Peserta Pelatihan Kerja Ikuti Tes Seleksi di PPKD Jakarta Timur
-
Pemprov DKI Resmikan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai pada Agustus 2026
-
Buka JEFF 2026 di Balai Kota, Gubernur Pramono Anung Terima Rekor MURI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.