Teknologi dan Penguatan Karakter Kunci Tingkatkan SDM Sekolah Rakyat

Jumat, 07 Nov 2025, 14:42 WIB

YOGYAKARTA - Pelaksana Tugas Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Farida Dewi Maharani menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tidak hanya bergantung pada pendidikan akademik, tetapi juga pada pemanfaatan teknologi informasi serta penguatan karakter.

Hal itu disampaikan Farida saat mendampingi kunjungan sejumlah media nasional dan lokal ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 20 di Sleman, Yogyakarta, Jumat.

Ket. Foto: Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 20 Sleman, Yogyakarta pada Jumat (7/11). — Sumber: ANTARA/Adimas Raditya

“Sekolah Rakyat bukan sekadar memberi pendidikan gratis, tapi juga membuka akses anak-anak untuk belajar dengan pendekatan digital, membangun karakter, dan memperkuat soft skill mereka,” ujar Farida.

Menurut dia, integrasi teknologi dalam proses belajar di sekolah menjadi wujud nyata pemerataan akses pendidikan berkualitas di era digital. Perkembangan teknologi informasi kini menjadi fondasi penting dalam dunia pendidikan.

Melalui sistem pembelajaran digital, siswa dapat memperluas wawasan, beradaptasi dengan perubahan zaman, dan mengasah kemampuan berpikir kritis serta kolaboratif.

“Teknologi menjadi jembatan bagi anak-anak untuk mengenal dunia lebih luas. Tapi teknologi saja tidak cukup, karakter dan komitmen tetap harus dibangun sejak dini,” tegasnya.

Farida juga menilai konsep Sekolah Rakyat sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mencetak generasi unggul dan berdaya saing global.

Program ini tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga membina kepribadian, tanggung jawab, dan kepedulian sosial siswa. Selain itu, ia menyoroti pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan emosional.

Farida turut mengapresiasi para pendidik di sekolah rakyat yang telah mengintegrasikan teknologi dan pembelajaran karakter dalam aktivitas sehari-hari.

Ia berharap upaya tersebut dapat membantu masyarakat luas agar lebih banyak pihak memahami nilai strategis pendidikan yang humanis sekaligus digital.

“Negara maju tidak hanya memiliki warga yang pintar, tetapi juga berkarakter. Di sinilah pentingnya pendidikan berbasis nilai dan pengembangan soft skill,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SRMA 20 Sleman, Reti Sudarsih mengungkapkan bahwa lembaganya tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga menjadikan teknologi sebagai sarana untuk menumbuhkan tanggung jawab, kemandirian, dan semangat belajar para siswa.

Ia mengatakan, setiap ruang kelas di SRMA 20 kini telah dilengkapi dengan smartboard yang memudahkan guru berinteraksi dan membuat proses pembelajaran lebih menarik.

Selain itu, setiap siswa akan mendapatkan satu laptop pribadi untuk mendukung pembelajaran digital berbasis Learning Management System (LMS).

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal teknologi, tetapi juga belajar menggunakannya secara bijak untuk membangun karakter, bukan sekadar sebagai alat hiburan,” ujarnya. Ant

  • Program Sekolah Rakyat (SR)

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

Kementerian PU Turun Tangani Karhutla di Tanjung Selor, Kaltara.

Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.

Sungai Musi Dipenuhi Sampah, Wali Kota Palembang Ajak Warga Bergerak.

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal”, Ternyata Ada 1.800 Ton Senilai Rp4.000 Triliun

Mau Selamatkan Harimau? Rantai Makanan Harus Dijaga.

Rayakan 5 Abad Banjarmasin, Festival Tari Daerah Jadi Upaya Lestarikan Tradisi.

Polisi Buru Pemodal Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel

Gempa M4,8 Guncang Perairan 84 Km Timur Laut Ruteng Manggarai NTT.

Rumah Adat di Kawasan Wisata Sade Lombok Terbakar.

Karhutla Jambi Meningkat, Wakapolda Cek Titik Panas dan Evaluasi Penanganan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.