Kontribusi Sektor Maritim ke PDB Ditargetkan Naik Jadi 9,1 Persen

Jumat, 07 Nov 2025, 01:20 WIB

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menargetkan kontribusi sektor maritim terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional yang kini tercatat 8,1 persen naik menjadi 9,1 persen di tahun 2029.

‎"Kita menargetkan kontribusi sektor maritim terhadap PDB dapat meningkat dari 8,1 persen di tahun 2025 menjadi hingga 9,1 persen pada tahun 2029," ucap dia di Jakarta, Kamis (6/11).​‎

Ket. Foto: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) — Sumber: antara

Untuk mencapai tujuan itu, lanjut AHY, pemerintah memperkuat kebijakan fiskal di sektor maritim, melakukan reformasi struktural, dan mendorong investasi swasta yang lebih besar. Selain itu, pihaknya turut berupaya meningkatkan kapasitas dan efisiensi pelabuhan utama, serta memperkuat jaringan tol laut sebagai tulang punggung logistik nasional.

Adapun beberapa proyek strategis yang siap dikembangkan untuk memacu pertumbuhan sektor maritim nasional, kata AHY, antara lain terminal peti kemas dan produk di Jakarta, Terminal Kijing, Kalimantan Barat dan kawasan industrinya, Pelabuhan Baru Makassar, serta Bali Maritime Tourism Hub (BMTH).

‎"Ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi maritim melalui peningkatan efisiensi logistik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau, laut adalah perangkat utama Indonesia," kata AHY.

Sementara itu, untuk memastikan layanan transportasi laut yang semakin andal, aman, dan efisien, disampaikan dia, pemerintah terus mendorong peremajaan dan modernisasi armada, sekaligus menambah kapasitas layanan diberbagai rute penting, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Sementara, mewakili Pemerintah Indonesia, AHY menandatangani MoU dengan Russia dalam rangka penguatan kolaborasi di sektor maritim.

Kolaborasi ini mencakup peningkatan kapasitas dan kapabilitas dalam kegiatan angkutan laut melalui alih teknologi dan transisi energi.

Selanjutnya mendorong kerja sama ilmiah dan teknis di bidang maritim, mengembangkan transformasi infrastruktur pelabuhan yang berlandaskan lingkungan, serta memajukan kerja sama di bidang industri galangan kapal.

Selain itu, melaksanakan pendidikan dan pelatihan di sektor maritim, serta memajukan pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.

Ekonomi Biru

Untuk memaksimalkan potensi ini, pemerintah mengandalakan jurus andalannya yaitu program Ekonomi Biru yang bertujuan mengelola laut secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat pesisir.

Program ini menjadi bagian dari visi Indonesia Emas 2045 dan sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Di sisi lain, proyek strategis seperti pembangunan pelabuhan dan peningkatan infrastruktur maritim terus digenjot untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing.

Peran Indonesia sebagai poros maritim dunia tidak hanya diakui di dalam negeri, tetapi juga di mata internasional. Sekretaris Jenderal Organisasi Maritim Internasional (IMO), Arsenio Dominguez, memberikan pujian atas kepemimpinan Indonesia dalam sektor maritim di ASEAN.

 Ini termasuk komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan investasi dalam teknologi maritim yang ramah lingkungan. P ada akhirnya, angka kontribusi sebesar 7 persen ini adalah bukti nyata bahwa laut kita adalah aset berharga yang siap menggerakkan roda ekonomi bangsa.

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara, Eko S

Berita Terbaru

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.