Wolves Pecat Vitor Pereira Setelah Awali Musim Tanpa Kemenangan di Liga Inggris

Senin, 03 Nov 2025, 06:45 WIB

LONDON, INGGRIS — Petualangan Vitor Pereira bersama Wolverhampton Wanderers resmi berakhir. Manajemen Wolves memecatpelatih asal Portugal itu Minggu (2/11) setelah tim gagal meraih kemenangan dalam 10 laga awal Liga Inggris musim 2025-2026.

Keputusan ini datang tak lama setelah kekalahan telak 0-3 dari Fulham di Craven Cottage, yang membuat Wolves terpuruk di dasar klasemen dengan hanya mengoleksi dua poin, terpaut delapan poin dari zona aman.

Ket. Foto: Vitor Pereira — Sumber: AFP

“Wolves telah berpisah dengan pelatih kepala Vitor Pereira setelah awal musim tanpa kemenangan,” demikian pernyataan resmi klub. “Sejak kedatangannya di Molineux pada Desember lalu, Pereira dan stafnya memberi dampak positif, membawa tim bertahan di Premier League. Namun, performa musim ini jauh di bawah standar yang dapat diterima, sehingga perubahan kepemimpinan dianggap perlu.”

Pereira sejatinya baru menandatangani kontrak baru berdurasi tiga tahun pada September lalu sebagai bentuk kepercayaan manajemen setelah sukses menyelamatkan Wolves dari degradasi musim lalu. Namun, awal musim yang buruk membuat posisinya goyah dalam waktu singkat.

Musim ini, Wolves kehilangan sejumlah pemain penting. Matheus Cunha hengkang ke Manchester United, sementara dua bek andalan, Rayan Aït-Nouri dan Nelson Semedo, dilepas ke Manchester City dan Fenerbahce. Pergantian tersebut berdampak besar terhadap keseimbangan tim yang kini kesulitan mencetak gol dan rentan di lini belakang.

Kekecewaan suporter pun kian memuncak. Basis pendukung di Molineux menuding pemilik klub asal Tiongkok, Fosun Group, kurang berinvestasi dalam skuat. Hubungan Pereira dengan fans yang sebelumnya hangat, ia bahkan kerap merayakan kemenangan bersama pendukung di pub sekitar stadion, berubah drastis. Puncaknya, ia sempat harus diamankan dari kerumunan suporter yang marah setelah kekalahan 2-3 dari Burnley pekan lalu.

Ketua eksekutif Wolves, Jeff Shi, menegaskan keputusan ini diambil dengan berat hati. “Sayangnya, awal musim ini sangat mengecewakan,” ujar Shi. “Kami sebenarnya ingin memberi waktu dan kesempatan bagi Pereira untuk membalikkan keadaan, tetapi kami telah sampai pada titik di mana perubahan menjadi satu-satunya jalan.”

Dengan pemecatan ini, Wolves akan segera mencari pelatih baru untuk mengembalikan stabilitas tim dan menyelamatkan posisi mereka di kasta tertinggi Inggris yang sudah bertahan selama delapan musim berturut-turut.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.