Menanti Data Inflasi dan PDB Nasional, 3 November 2025
Senin, 03 Nov 2025, 08:35 WIBJAKARTA â Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diÂperkirakan bergerak fluktuatif awal pekan ini. Pergerakan IHSG bakal dipengaruhi kombinasi sentiment internal dan eksternal.Â
Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana melihat pasar akan menanti rilis data inflasi dan pertumÂbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2025 yang diprediksi konsensus maÂsih cenderung melandai. Selain itu, perÂgerakan harga emas yang berpeluang meÂnguat, sentimen positif pertemuan presiden AS-Tiongkok, dan sentimen rilis kinerja emiten juga masih akan mengÂiringi laju IHSG pekan depan.
Karenanya, Herditya memproyeksikan IHSG dalam perÂdagangan, Senin (3/11), bergerak fluktuatif di kisaran supÂport 8.117 dan resistance 8.199.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (31/10) sore, ditutup melemah 20,18 atau 0,25 perÂsen ke posisi 8.163,88 mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 5,40 poin atau 0,65 persen ke posisi 831,54.
âBursa saham Asia mayoritas ditutup melemah meskiÂpun Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan PreÂsiden Tiongkok Xi Jinping telah sepakat untuk memperpanÂjang gencatan senjata dalam perang dagang antara kedua negara,â sebut Tim Riset Phillips Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta.
Pelaku pasar melihat kesepakatan dagang antara TiongÂkok dan AS lebih merupakan sebuah penurunan keteÂgangan (de-eskalasi) dari pada perubahan struktural dalam hubungan antara kedua negara. Dengan kata lain, gencatan senjata yang hanya berumur satu tahun, kemungkinan besar hanya akan menstabilkan hubungan antara kedua negara tersebut, namun tidak menyelesaikan perbedaan mendasar
Kedua belah pihak tampaknya justru mengulur waktu untuk mengurangi ketergantungan satu sama lain di biÂdang-bidang strategis. Di sisi lain dari sisi ekonomi makro, pelaku pasar mencerna sejumlah rilis data ekonomi dari JeÂpang, Korea Selatan dan Tiongkok.
Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif samÂpai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona merah hingga penutupan perÂdagangan saham.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Singkirkan Khamenei, Trump Ingin Lanjutkan Perundingan dengan Pemimpin Baru Iran
-
AHY Dorong Hunian TOD di Kota Besar untuk Atasi Keterbatasan Lahan
-
Liga Champions: Gol Penalti Yamal Selamatkan Barcelona dari Kekalahan di Kandang Newcastle
-
Whoosh Ngebut Lagi, 62 Perjalanan Siap Layani Penumpang
-
Tak Tanggung-tanggung, Maluku Sajikan 47 Event Wisata di 2026 untuk Dongkrak Kunjungan Turis
-
Regulasi Baru Guncang Peta Persaingan F1
-
Pemeriksaan Fadia Arafiq di KPK
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.