Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Universitas Jember dan BMKG Jajaki Kerja Sama Pemanfaatan Data Cuaca untuk Riset

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 08:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Universitas Jember dan BMKG Jajaki Kerja Sama Pemanfaatan Data Cuaca untuk Riset Doc: Humas Unej
Ket. Rektor Unej Iwan Taruna (kanan) memberikan cindera mata kepada Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan saat berkunjung ke Kampus Unej, Rabu (29/10/2025) petang.

JEMBER - Universitas Jember (Unej) menjajaki kerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait dengan pemanfaatan data cuaca dan iklim untuk riset guna mendukung sektor pertanian dan perkebunan.

"BMKG punya data iklim dan cuaca, maka kami menyambut hangat tawaran kerja sama dengan BMKG, karena Unej memiliki visi, misi serta tugas dan fungsi mengembangkan pertanian industrial," kata Rektor Unej Iwan Taruna dalam keterangan tertulis yang diterima di Jember, Kamis (30/10).

Menurutnya, kesepakatan untuk bekerja sama itu salah satunya didasari adanya irisan tugas dan fungsi antara Unej dengan BMKG, karena perguruan tinggi negeri yang dipimpinnya berusaha mengembangkan pertanian industrial yang sangat lekat dengan kebutuhan data mengenai iklim dan cuaca.

"Saat ini tanpa data iklim dan cuaca yang presisi, pelaku usaha pertanian dan perkebunan akan sulit mengembangkan usahanya," tuturnya.

Ia berharap dengan akses data dan informasi dari BMKG, proses belajar mengajar, riset dan pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan Unej, khususnya di bidang pertanian dan perkebunan akan lebih berdampak bagi masyarakat.

Sementara itu, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan berharap kerja sama dengan Unej akan memperluas layanan BMKG, karena selama ini nama BMKG lebih lekat dengan bencana, sehingga jika ada banjir, angin puting beliung, bahkan gempa, informasi dari BMKG yang akan dirujuk.

"Padahal, banyak data dan informasi lain yang dikumpulkan oleh BMKG dapat menjadi dasar bagi pengembangan berbagai program strategis nasional maupun daerah, termasuk pijakan bagi banyak penelitian di dunia akademis," katanya.

Ia mencontohkan data suhu suatu daerah yang dikumpulkan BMKG bisa dipakai membantu penelitian bagaimana nyamuk demam berdarah berkembang biak dan data kecepatan angin yang bisa digunakan untuk pembangkit listrik.

"Data curah hujan bisa menjadi bahan bagi petani dalam memilih komoditas apa yang akan ditanam, hingga data cuaca yang dapat dikaitkan dengan penyakit apa yang akan melanda di suatu daerah tertentu. Oleh karena itu, kami ingin bekerja sama dengan Unej agar data dan informasi yang kami miliki dapat digunakan oleh peneliti dan mahasiswa Unej, sehingga kemanfaatannya lebih luas, terutama dalam mendukung program pemerintah, seperti ketahanan pangan dan energi terbarukan,” ujarnya.

Dalam pertemuan di Kampus Unej pada Rabu (29/10) petang, Deputi Bidang Klimatologi BMKG didampingi para pejabat teras BMKG pusat dan Jawa Timur, di antaranya Direktur Layanan Iklim Terapan, Direktur Perubahan Iklim, hingga Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Timur.

Sementara Rektor Unej didampingi para wakil Rektor, Dekan FMIPA, Dekan Fasilkom, Dekan Fakultas Teknik, Wakil Dekan III Fakultas Pertanian, Wakil Dekan III Fakultas Teknologi Pertanian, Kepala UPA TIK dan pejabat lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.