Tak Mau Siakan Potensi, Pulau Seribu Kembangkan Wisata Bahari, SDM Mulai Disiapkan dengan Pelatihan

Rabu, 29 Okt 2025, 16:50 WIB

JAKARTA – Gugusan Pulau Seribu masih menjadi salah satu tujuan wisata yang cukup diminati untuk warga Jakarta dan sekitarnya. Untuk itu, Pemerintah Kepulauan Seribu terus mengembangkan berbagai peluang menarik wisatawan. Salah satunya, wisata bahari. Saat ini Pemkab menggelar pelatihan selam di perairan terbuka bagi warga Kelurahan Pulau Panggang sebagai salah satu upaya untuk menyiapkan sumber daya manusia dalam pengembangan destinasi pariwisata bahari di daerah setempat.

“Dengan banyaknya pemandu selam, dapat membuka peluang destinasi wisata bawah laut, dengan begitu perekonomian masyarakat semakin meningkat,” kata Wakil Camat Kepulauan Seribu Utara Yulihardi di Jakarta, Rabu. Ia mengatakan pelatihan seperti ini memang sangat dibutuhkan para pemuda di Kepulauan Seribu.

Ket. Foto: wisata bahari — Sumber: ist

“Mudah-mudahan pelatihan ini dapat bermanfaat bagi mereka, menyelam ini sebagai bagian dari kegiatan pariwisata," kata dia. Sementara Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Panggang Wisata Bahari Ahmad Haerudin mengatakan pelatihan ini merupakan program rutin tahunan dalam upaya mengenalkan dan memberikan dasar-dasar keterampilan menyelam kepada masyarakat Kepulauan Seribu.

Ia mengatakan pelatihan ini juga sebagai bekal warga untuk mencari pekerjaan atau membuka usaha, sekaligus meningkatkan kecintaan bahari dan menjaga ekosistem di bawah laut. Pelatihan selam kali ini diikuti 10 orang pemuda dari Kepulauan Seribu Utara. Kegiatan selam di perairan terbuka berlangsung selama tiga hari dan mereka mendapatkan materi dasar di ruangan dan praktik lapangan. 

Materi antara lain pengenalan menggunakan alat SCUBA, sinyal tangan, daya apung (buoyancy), masker (mask) dan cara untuk mengeluarkan air dari regulator (alat bantu pernapasan) saat sedang menyelam (regulator clearing), "safety stop", navigasi, hingga materi tentang kegawatdaruratan (emergency) penyelaman.

Safety stop adalah jeda singkat yang dilakukan penyelam scuba sebelum naik ke permukaan untuk menyesuaikan tubuh dengan perubahan tekanan, mengurangi risiko penyakit dekompresi dan membiarkan nitrogen yang larut keluar secara perlahan dari tubuh. "Menyelam ini berisiko. Jadi, pelatihan yang di berikan tidak main-main. Hasil penilaian dari kegiatan sertifikasi ini, kemudian dikirimkan ke Association Diving Scuba School International (ADSI), guna mendapatkan sertfikasi A1," kata dia.

Sementara Warga Pulau Panggang, Alfa (20) mengaku bahwa mengikuti pelatihan selam merupakan mimpinya sejak lama dan dirinya bercita-cita dapat menjelajahi laut Indonesia. "Senang sekali dan terharu, saya mendapatkan kesempatan ikuti pelatihan senam dan ini gratis. Karena, kalau secara mandiri biayanya sangat mahal," katanya.

Ia mengaku selama pelatihan banyak ilmu yang didapatkan, seperti pelajaran fisika dengan selam, pengenalan alat scuba, keterampilan saat di dalam air, serta bagaimana menggunakan bahasa isyarat. "Pengalaman selam di perairan terbuka ini merupakan pengalaman yang seru dan luar biasa, meskipun awal saya mengalami kesulitan dan ragu tetapi pada akhirnya berhasil," kata dia.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.