- Home
-
- Megapolitan
-
- Waduh, Siap-siap Tarif Tra...
Waduh, Siap-siap Tarif Transjakarta Akan Naik Menjadi Cukup Mahal
Selasa, 28 Okt 2025, 06:23 WIBJAKARTA â Memang sudah 20 tahun sejak diluncurkan, tarif Transjakarta belum pernah naik. Maka Pemerintah Provinsi Jakarta ada rencana untuk menaikkannya. Agar dapat diterima rencana ini, maka Pemprov lebih dulu memperbaikifasilitas armada Transjakarta menjelang kenaikan tarif layanan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pelanggan.
"Fasilitasnya sekarang kita perbaiki, bahkan tahun ini untuk bus listrik Jakarta yang sebelumnya hanya beroperasi 200, sekarang akan beroperasi sampai dengan 500 bus listrik," kata Gubernur DKI Pramono Anung di M Bloc Space Jakarta, Senin.
Diharapkan dengan adanya fasilitas yang terus diperbaiki, maka masyarakat tertarik menaiki transportasi umum dan secara signifikan akan mengurangi polusi. Kemudian, tentunya dengan adanya perbaikan fasilitas juga diiringi kenaikan tarif. Terlebih, sampai saat ini subsidi setiap tiket sudah di atas Rp9 ribu.
Dia mengatakan, tarif Transjakarta di Jakarta terbilang lebih murah dibandingkan daerah seperti Bogor, Bekasi dan Tangerang. "Sekarang ini subsidinya setiap tiket sebenarnya sudah di atas Rp9 ribu. Kan enggak mungkin kalau kemudian ini kita sangga sendirian terus-menerus," katanya.
Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menyiapkan waktu yang tepat untuk mengumumkan kenaikan tarif Transjakarta. Kendati demikian, pihaknya memastikan tetap akan menggratiskan 15 golongan seperti ASN, TNI, Polri, pelajar, difabel, lansia dan sebagainya.
Tarif Transjakarta sebesar Rp3.500 sudah berlaku kurang lebih selama 20 tahun atau sejak 2005. Data Transjakarta menyebutkan, tarif reguler Transjakarta saat ini adalah Rp3.500 per perjalanan. Namun, pada jam ekonomi (pukul 05.00-07.00 WIB), tarif khususnya Rp2.000 per perjalanan.
Namun, terkadang ada tarif khusus (promo) seperti Rp1 untuk hari-hari tertentu. Tarif Rp3.500 yang saat ini berlaku hanya mampu menutup 14 persen biaya operasional Transjakarta. Dikabarkan tarif Transjakarta akan naik menjadi Rp5 ribu.
Gerbang Fatmawati
Pemerintah Provinsi Jakarta tidak lagi memberlakukan kanalisasi Gerbang Tol Fatmawati 2 seiring rampungnya pekerjaan konstruksi yang mengokupansi jalan sepanjang Jalan TB Simatupang-Jalan RA Kartini segmen Simpang Antasari-Simpang Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
"Rekayasa lalu lintas pada ruas jalan TB Simatupang-Jalan RA Kartini berakhir. Pengaturan lalu lintas kembali normal," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Kanalisasi Gerbang Tol Fatmawati 2 dilakukan sejak 15 September lalu sebagai upaya penanganan dampak kemacetan dan mengurangi kepadatan lalu lintas Jalan TB Simatupang-Jalan RA Kartini akibat pekerjaan konstruksi, yakni instalasi jaringan perpipaan pengelolaan air bersih (PAM Jaya).
Kemudian, instalasi jaringan perpipaan pengelolaan air limbah (PAL Jaya) dan konstruksi desain jalan yang memastikan akses aman bagi semua pengguna (complete street) simpang Fatmawati.
Selain kanalisasi gerbang tol, Pemprov DKI juga melakukan upaya lainnya, yakni merelokasi titik pemberhentian penumpang Transjakarta/Royal Trans yang semula berada di pintu masuk Stasiun MRT Fatmawati menjadi ke depan SPBU Pertamina 34-12412.
Syafrin mencatat, kinerja lalu lintas (lalin( dan kinerja layanan angkutan umum selama rekayasa lalin di Jalan TB Simatupang-Jalan RAÂ Kartini, volume lalin pada jam puncak rata-rata di Jalan RA Kartini mengalami penurunan sebesar 18,68 persen.
Kemudian, terdapat peningkatan kapasitas jalan sebesar 45,33 persen, penurunan nilai volume per kapasitas (v/c Ratio) sebesar 32,91 persen, peningkatan kecepatan rata-rata jaringan jalan sebesar 17,76 persen.
Selain itu, terdapat peningkatan kinerja lalin jaringan jalan sebesar 25,34 persen, peningkatan rata-rata jumlah penumpang bus Rapid Transit, Angkutan Umum
Integrasi, Transjabodetabek, penugasan Transjakarta, Mikrotrans dan Royal Trans sebesar 17,81 persen.
Hal lainnya, yakni peningkatan rata-rata jumlah penumpang MRT Jakarta yang naik-turun di Stasiun MRT Fatmawati Indomaret sebesar 23,97 persen.
- Bus Transjakarta
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Kemarau, Pemprov Jatim Sinergi dengan BNPB Antisipasi Bencana Kekeringan dan Karhutla
-
Rayakan Hari Lansia, Transjakarta Ajak Lansia Keliling Jakarta Naik Open Top Tour
-
Penutupan Halte Transjakarta di Manggarai Ditunda, Ini Alasannya
-
Mau Mudik, Tinggalkan Motor Listrik? Perhatikan Langkah-langkah Berikut agar Aman
-
Bus Transjakarta Rute 6D (Tebet-Bundaran Senayan) Kini Tak Lagi Berhenti di Menara Mandiri, Ini Alternatifnya
-
Open House Balai Kota Jakarta: Pramono–Rano Temui Warga, Silaturahmi Tanpa Sekat
-
TransJakarta Jadi Favorit Warga untuk Wisata ke Ragunan dan Monas saat Libur Lebaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.