Wapres Gibran Tegaskan Komputer Bantuan untuk Sekolah Rakyat Cirebon Siap Didistribusi
Jumat, 24 Okt 2025, 18:15 WIBJakarta - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan pengadaan seragam hingga perangkat komputer untuk kebutuhan belajar mengajar Sekolah Rakyat SMPN 18 Cirebon, Jawa Barat, segera didistribusikan setelah masa tender rampung.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Cirebon Santi Rahayu seusai berdialog dengan Wapres di sela kunjungan kerjanya ke sekolah rakyat di Kota Cirebon, Jumat (24/10).
"Tadi Pak Wakil Presiden itu berbicara, sudah tender, mungkin tinggal menunggu waktunya saja pendistribusian ke Sekolah Rakyat," kata Santi melalui Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta.
Santi mengatakan keberadaan Sekolah Rakyat membawa manfaat besar bagi keluarga kurang mampu di Kota Cirebon.
"Alhamdulillah, Kota Cirebon semenjak launching tanggal 6 Juli sudah dibangun Sekolah Rakyat dengan rincian dua rombel (rombongan belajar) SD dan dua rombel SMP," katanya.
Operasional Sekolah Rakyat SMPN 18 Cirebon melibatkan tiga satuan tugas lintas instansi, yaitu Dinas Sosial yang bertanggung jawab terhadap rekrutmen siswa, Dinas Pendidikan untuk penyediaan tenaga pendidik, dan Dinas Pekerjaan Umum untuk penyediaan sarana dan prasarana.
Menurutnya, seluruh siswa Sekolah Rakyat di Cirebon merupakan anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Di sini anak-anaknya berasal dari Desil 1 dan 2, di mana tujuan daripada Sekolah Rakyat ini adalah untuk memutus rantai kemiskinan," ujarnya.
Sekolah Rakyat SMPN 18 Cirebon saat ini menampung 74 siswa dengan dukungan 13 guru, sembilan wali asuh, serta empat wali asrama.
Fasilitas yang tersedia meliputi ruang kelas, asrama putra dan putri, ruang guru, laboratorium komputer dan MIPA, ruang makan, dapur, masjid, serta perpustakaan.
Setwapres dalam keterangannya menginformasikan kedatangan Wapres Gibran disambut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Rhizal Umami Haffi serta jajaran Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial Kota Cirebon.
Wapres kemudian berkeliling meninjau ruang belajar, asrama, dan berbagai fasilitas sekolah, sekaligus memantau langsung proses kegiatan belajar-mengajar di kelas.
Pada kesempatan itu, Wapres mendengarkan penjelasan dari pihak sekolah dan pemerintah daerah mengenai pelaksanaan program Sekolah Rakyat di SMPN 18 Cirebon.
Wapres pun meminta kebutuhan sarana pembelajaran yang masih kurang untuk diinventarisasi dan segera dipenuhi sehingga kegiatan belajar siswa berjalan lebih optimal.
Wapres memastikan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan mekanisme distribusi bantuan sarana pendidikan, yang saat ini tengah melalui proses tender.
Melalui kunjungan ini, Wapres menegaskan bahwa pemerintah terus memantau pelaksanaan Sekolah Rakyat di berbagai daerah guna memastikan seluruh kebutuhan dasar siswa terpenuhi, termasuk sarana pembelajaran.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BoA Tinggalkan SM Entertainment Setelah 25 Tahun Bersama
-
Manulife Indonesia Pension Expo 2025 Dorong Kesiapan Pensiun dan Ketahanan Finansial Masyarakat Indonesia
-
Bukan di Cappadocia, Intip Tradisi Balon Udara Raksasa 20 Meter yang Hiasi Langit Garut Saat Lebaran
-
Penandatanganan Kontrak Bantuan Hibah Grassroots untuk Keamanan Manusia Tahun Anggaran 2025 Digelar
-
Sekolah rusak dan kekurangan kelas di Jambi
-
Tangerang Raya Jadi Wilayah Paling Rawan Peredaran Narkoba di Banten
-
Hari Bela Negara, Bupati Bantul Ajak seluruh Masyarakat untuk Cinta Tanah Air dengan Tindakan Nyata
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.