Tiongkok Pastikan Hadiri KTT ASEAN di Malaysia

Jumat, 24 Okt 2025, 11:35 WIB

BEIJING - Pemerintah Tiongkok menyatakan kepastian kehadiran perwakilannya dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang akan berlangsung pada 26-28 Oktober 2025 di Malaysia, meski belum menyampaikan siapa yang akan hadir.

"Tiongkok sangat mementingkan hubungannya dengan ASEAN dan kerja sama dengan negara-negara Asia Timur serta mendukung kepemimpinan bergilir Malaysia di ASEAN, tapi terkait kehadiran (wakil) Tiongkok di pertemuan-pertemuan tersebut, kami akan merilis informasi pada waktunya," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Kamis.

Ket. Foto: Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Kamis (23/10/2025). — Sumber: ANTARA

Sebelumnya Kementerian Perdagangan Tiongkok sudah mengumumkan Wakil Perdana Menteri He Lifeng akan datang ke Malaysia untuk memimpin delegasi Tiongkok dalam melakukan negosiasi tingkat tinggi dengan Amerika Serikat pada 24-27 Oktober 2025.

"Tiongkok dan AS akan mengadakan konsultasi mengenai isu-isu penting dalam hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara sesuai dengan konsensus penting yang dicapai oleh kedua kepala negara melalui panggilan telepon sebelumnya tahun ini," demikian disebutkan dalam laman Kementerian Perdagangan Tiongkok.

Diketahui AS dan Tiongkok akan mengadakan putaran baru perundingan dagang tingkat tinggi di Malaysia pada akhir pekan ini, membuka jalan untuk pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping.

Dalam perundingan itu, delegasi AS akan dipimpin oleh Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Ia mengatakan timnya berharap dapat menyelesaikan beberapa perbedaan dengan para pejabat Tiongkok sehingga Presiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping "dapat memasuki perundingan mereka dengan nada yang lebih positif."

"Akan sangat disayangkan jika pertemuan tatap muka pertama mereka terbuang sia-sia selama masa jabatan kedua Presiden Trump," ujar Bessent.

Ia menambahkan bahwa kedua belah pihak sedang berusaha mengatasi beberapa hambatan dan bergerak menuju "dialog yang lebih konstruktif antara AS dan Tiongkok."

Trump sebelumnya menyatakan keyakinannya untuk mencapai kesepakatan dengan Xi, meski tidak menjelaskan dasar optimismenya.

"Saya rasa kami akan membuat kesepakatan dalam segala hal,” kata Trump di Gedung Putih, mulai dari kesepakatan tentang dimulainya kembali impor kedelai Tiongkok dari AS, "bahkan mungkin" satu kesepakatan tentang perlucutan senjata nuklir.

Putaran kelima perundingan dagang tingkat tinggi AS-Tiongkok dilaksanakan sejak musim semi dan berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan bilateral.

Tiongkok pekan lalu mengumumkan akan memberlakukan kontrol ekspor untuk logam tanah jarang yang direspons Trump dengan ancaman akan mengenakan tarif tambahan hingga 100 persen terhadap barang asal Tiongkok mulai 1 November 2025.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.